Mesir Peringatkan Israel tidak Mengusik Pembukaan Rafah

Pemerintah Mesir memperingatkan rezim Zonis Israel untuk tidak mengusik proses pembukaan kembali jalur penyeberangan Rafah yang menghubungkan Jalur Gaza dengan dunia luar.

Kantor berita IRNA melaporkan, pemerintah Kairo menilai keputusan pembukaan jalur penyeberangan Rafah sesuai koridor kedaulatan negara dan tidak ada kaitannya dengan pihak manapun.

Duta Besar Mesir di Ramallah, Yaser Utsman, mengatakan, “Kairo tidak akan menolerir segala bentuk keterlibatan terhadap mekanisme pembukaan jalur penyeberangan antara Rafah dan Jalur Gaza. Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan berbagai penderitaan rakyat Palestina dan Gaza serta dalam rangka mendukung proses rekonsiliasi nasional antara kelompok-kelompok Palestina.”

Statemen tegas Mesir ini mengemuka setelah rezim Zionis menyampaikan protes dan menyatakan khawatir atas pembukaan jalur penyeberangan Rafah secara permanen. Israel mengklaim bahwa keputusan pemerintah Mesir sangat membahayakan keamanan Tel Aviv.

Mesir Sabtu (28/5) membuka secara permanen perbatasannya dengan Gaza di Rafah. Keputusan tersebut merupakan salah satu dari hasil besar yang dicapai revolusi rakyat Mesir setelah menumbangkan rezim diktator Hosni Mubarak.

Pelaku Judi Bola Bisa Dipenjara

Judi bola kembali marak belakangan ini, terkhusus saat-saat bergulirnya kompetisi antar klub sepakbola se-Eropa yang partai puncaknya akan digelar beberapa saat lagi. Hal ini mendapat tanggapan dari Ketua FUI, Muhammad Al-Khaththath.

Menurut Khaththath, pemerintah khususnya aparat penegak hukum tidak boleh membiarkan praktek dan pelaku perjudian.

“Sejak dulu sudah ditindak. Sekarang harus lebih tegas lagi,” ujarnya kepada Hidayatullah.com melalui sambungan ponsel Sabtu (28/5) tadi.

Judi, kata Khaththath, telah jelas dilarang oleh agama Islam.

“Dalam Al-Qur’an Surat Al-Maidah ayat 90 dikatakan bahwa judi merupakan perbuatan syetan,” tegas Ketua Forum Umat Islam ini.

Untuk mendapatkan keuntungan bukan dari judi. Tidak dibenarkan, jelas Khaththath, kalau ada yang mengatakan bahwa judi bisa dilegalkan guna mengambil keuntungan.

FUI juga menyerukn pemerintah melalui Polri dan Kemenkominfo untuk mengusut tuntas orang yang menggunakan internet untuk perjudian. “Menindak dan menghukumnya ke pengadilan dengan hukuman yg setimpal,” tutup Khaththath.

Pemerintah sendiri bukannya tinggal diam dengan persoalan judi. Secara terpisah, juru bicara Kemenkominfo Gatot S. Dewa Subroto menegaskan bahwa dalam UU  ITE Nomor 11 Tahun 2008 hal tersebut sudah diatur.

“Ada regulasinya,” sahut Gatot ketika ditanya melalui telepon tentang undang-undang yang melarang perjudian tersebut.

Ancaman bagi pelaku judi? “Penjara lima tahun dan denda lima miliar,” tegas Kepala Departemen Komunikasi dan Humas Kemenkominfo ini.

Terkait judi bola melalui online, kementerian di bawah Tifatul Sembiring ini juga siap melakukan pemblokiran.

“Asal ada laporan kepada kepolisian, bisa diblokir,” ujar Gatot yang menganggap  hal tersebut sama posisinya dengan situs-situs porno.

Jelang partai Final Liga Champions Ahad (29/5) dinihari nanti, media massa gencar memberitakan pertandingan tersebut, termasuk sisi lainnya yaitu menggilanya judi bola.

Publik pun seakan tersihir. Sebuah reklame besar di salah satu sudut kampus Universitas Indonesia (UI) Depok menampilkan ajakan nonton bareng laga yang akan mempertemukan antara wakil Inggris dan wakil Spanyol itu.*