Radio SUMBAR untuk Nasional

BERITA TERBARU

Gubernur Himbau Kepala Daerah Hati-hati Gunakan Anggaran

November 19th, 2011 - Posted in Berita Utama, Sumbar

Sejumlah mantan kepala daerah dan pejabat yang ditahan bisa jadi karena pemahaman yang kurang terhadap aturan hukum yang berlaku, sehingga menjadi temuan penegak hukum.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan, mantan Bupati Mentawai Edison Saleleubaja yang ditahan di Lembaga Pemasyarakatan kelas Dua A Padang terkait kasus dugaan korupsi dana provisi sumber daya hutan Dinas Kehutanan Mentawai, karena penegak hukum menemukan unsur penyalahugunaan anggaran. Sementara Edison Saleleubaja merasa tidak bersalah.

“Kepada bupati dan walikota yang ada di Sumatera Barat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan anggaran daerah. Meskipun sebagai bupati dan walikota, tidak ada salahnya bertanya kepada penegak hukum terkait prosedur dan penggunan anggaran,” kata Irwan Prayitno, Jum’at, (19/11).

Apabila prosedur dan penggunan anggaran tidak sesuai aturan, harus ditaati dan tidak boleh ditafsirkan secara sendiri-sendiri. Siapapun tidak ada yang berniat untuk korupsi secara sengaja. Sejumlah kasus yang berujung pada penahanan mantan kepala daerah dan pejabat di Sumatera Barat ditahan, karena perbedaan berbeda dengan aparat penegah hukum.

Mantan Bupati Mentawai Edison Saleleubaja ditahan terkait kasus dugaan korupsi dana provisi sumber daya hutan Dinas Kehutanan Mentawai sebesar Rp1,5 miliar. Ia ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan dana upah pungut sebesar Rp1,5 miliar atau 10 persen dari total anggaran Dana Provisi Sumber Daya Hutan Dishut Mentawai yang mencapai Rp15 M sejak 8 Desember 2010.

Sejumlah mantan bupati dan walikota yang ditahan akibat tersangkut dugaan kasus korupsi, Mantan Bupati Solok Gusmal dan Mantan Walikota Bukittinggi Djufri serta Wakil Bupati Agam, Umar. Sementara sejumlah mantan pejabat yang ditahan mantan Sekeretaris Daerah Kota Bukitting Khairul.

Tulis Komentar Anda