Radio SUMBAR untuk Nasional

BERITA TERBARU

Haram Bagi Umat Islam Merayakan Hari Valentine Day

February 15th, 2018 - Posted in Sumbar

Haram bagi umat islam merayakan hari valentine day.  Pasalnya agama islam tidak mengenal valentine day atau yang lebih dikenal hari berkasih sayang oleh umat nasrani dan selalu di rayakan mereka pada tanggal 14 Februari setiap tahunnya. 

“Umat islam haram merayakan valintine day, hal itu sudah berada diluar nuansa islami”, ujar Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar Drs. H. Syamsul Arifin, M. Pd menjawab bakaba.net di ruang kerjanya Rabu 14/02.

Lebih lanjut Syamsul Arifin mengatakan umat islam tidak hanya haram merayakan valentine day, tetapi perayaan hari berkasih sayang itu sudah keluar dari kodrat islam,  budaya tersebut itu merupakan budaya barat. 

Untuk itu Syamsul Arifin menghimbau seluruh warga Tanah Datar tidak ikut-ikutan merayakan valentine day tersebut.  Dalam mengantisipasi perayaan valentine day jajaran Kemenag jauh-jauh hari sebelumnya sudah menyampaikan himbauan kr Kepala-Kepala sekolah, agar menekankan kepada anak didiknya tidak bervalentine day. 

Sementara untuk warga masyarakat,  Kemenag memfaatkan KUA – KUA,  agar memberikan himbauan kepada masyarakat tidak merayakan yang tidak ada dalam syariat agama kita

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua MUI Tanah Datar Ahmad Anshori valentine day haram hukum merayakan bagi umat islam. Untuk itu Tanah Datar menolak perayaan atau pelaksanaan hari berkasih sayang itu,  kecuali bagi masyarakat non muslim. 

Agama islam sangat tegas melarang umatnya menyerupai, umat lainnya,  pasalnya ketika umat islam menyerupai umat lain, dia sudah termasuk umat tersebut. 

Tokoh adat Tanah Datar Basrizal Datuak Penghulu Basa menegaskan,  dalam budaya Minangkabau tidak ada valentine day,  hal itu bukan adat Minang.  Untuk itu dihimbau Warga Minangkabau tidak latah dan ikut-ikutan merayakan valentine day yang jelas-jelas tidak ada dalam adat dan budaya Minangkabau (Destia Sastra) 

Tulis Komentar Anda