Radio SUMBAR untuk Nasional

BERITA TERBARU

Kasus Korupsi di Sumbar Makin Menggila

December 12th, 2011 - Posted in Sumbar

padangmedia.com – PADANG – Meski Sumatera Barat terkenal dengan falsafah ‘adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah’, tapi ternyata tindak pidana korupsi di daerah ini sudah menggila dan sulit diberantas. Karena, dari data Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, tercatat sebanyak 157 kasus korupsi yang terjadi sampai tahun 2011 ini. Dari 157 kasus tersebut, 46 kasus sudah divonis oleh pengadilan.

Menurut Koordinator Divisi PHP LBH Padang, Roni Saputra, SH, dalam ekspos terkait hari anti korupsi, Kamis (8/12), jika dibandingkan dengan pemantauan pada tahun 2010, hanya terdapat 84 kasus korupsi. Setidaknya, terjadi peningkatan penanganan kasus sebanyak 73 kasus. Peningkatan terjadi karena ada beberapa kasus pada tahun 2010 yang tidak ditemukan/tidak ditangani kejaksaan. Ada pula kasus yang divonis oleh Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung (karena ada upaya hukum). Dengan demikian, penanganan kasus khusus pada tahun 2011 hanya ada 12 kasus saja.

Dikatakan, praktek korupsi di Sumbar terlihat sudah begitu mengakar. Karena, pelakunya tidak saja dilakukan oleh kalangan pejabat sekelas kepala daerah, tapi juga sudah sampai ke level nagari dengan modus korupsi bantuan dana sosial.

Di lain pihak, praktek penanganan kasus korupsi terkesan masih tebang pilih dan pilih kasih. Terutama terkait dengan kepala daerah.

Dari data LBH Padang, beberapa kepala daerah yang masih aktif baru dipanggil oleh kejaksaan untuk diperiksa ketika ia sudah tidak lagi menjabat. Padahal, dugaan kasus korupsinya sudah sejak tahun 2004-2009.

Misalnya, Djufri (mantan Walikota Bukittinggi) yang terlibat kasus pengadaan tanah untuk pembangunan kantor DPRD Kota Bukittinggi dan Poll Kendaraan dinas pertamanan 2007, Edison Salaleubaja (mantan Bupati Mentawai) dengan kasus dana Provisi Sumber Daya Hutan (PSDH), Gusmal (mantan Bupati Solok), kasus pengalihan tanah negara bekas erpacht verponding di Bukit Berkicut Nagari Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok 2007, Marlon Martua (mantan Bupati Dharmasraya), kasus pengadaan tanah untuk pembangunan RSUD Dharmasraya 2009 dan Syafrizal J (mantan Bupati Solok Selatan) dengan kasus dugaan korupsi pada Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) di Kabupaten Solok Selatan.

Meski demikian, dari kelimanya, baru Djufri dan Gusmal yang disidangkan di Pengadilan Tipikor Padang. Sedangkan Edison Salaleubaja masih berstatus tersangka dan masih dalam proses Penyidikan di Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat.

Marlon saat ini masih menyandang status tersangka yang dinyatakan oleh Pihak Kejaksaan sebagai buron kejaksaan. Sedangkan Syafrizal J, juga masih berstatus sebagai tersangka dan sampai saat ini belum dilakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan dengan alasan sedang dirawat di rumah sakit

Tulis Komentar Anda