Radio SUMBAR untuk Nasional

BERITA TERBARU

Siaga Bencana Masuk Kurikulum Sekolah

January 26th, 2011 - Posted in Sumbar

Kesiapsigaan bencana harus menjadi sebuah kurikulum muatan lokal yang memiliki regulasi yang jelas. Sebab hal tersebut merupakan salah satu upaya untuk pengurangan risiko bencana, terutama bagi para pelajar.

Hal tersebut merupakan kesimpulan hearing antara Komunitas Siaga Tsunami (Kogami) dengan anggota komisi IV DPRD Kota Padang, Senin (24/1) lalu, di ruang sidang paripurna DPRD Kota Padang. Hearing tersebut terkait dengan draft kurikulum muatan lokal siaga bencana.

Pengambilan kesimpulan tersebut berpedoman kepada UU No. 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana dan Perda No 3 tahun 2008. Dalam UU dan Perda itu terlihat, Kota Padang harus mengintegrasi pendidikan kebencanaan dalam kurikulum sekolah. Kurikulum tersebut juga menjadi salah satu bentuk mitigasi bencana dalam lembaga pendidikan.

Dalam hearing dibahas tentang beberapa tiga bahasan pokok yaitu prosedur muatan lokal, teknis pelaksanaannya serta permasalahan yang dihadapi dalam penyusunan kurikulum tersebut.

Lewat hearing tersebut, Komisi IV sangat merespon positif dan menyetujui kurikulum siaga bencana ini. Namun kebijakan terkait hal tersebut akan disahkan oleh Walikota Padang. Oleh sebab itu, DPRD akan menyuarakan hal ini kepada Pemerintah Kota (Pemko) Padang.

Jadi diharapkan pada Dinas Pendidikan Kota Padang bisa mengkaji ulang dan mengeluarkan kebijakan untuk pelaksanaan Muatan Lokal siaga bencana. Serta disarankan kepada Pemko Padang agar dalam pengambilan langkah berikutnya dengan mengikutsertakan Kogami dalam pelaksanaan kurikulum siaga bencana.

Hearing tersebut dipimpun oleh Ketua Komisi IV, Azwar Siry. Diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, pembina kelompok siaga bencana sekolah, tim perumus kurikulum muatan lokal siaga bencana, badan pengurus harian Kogami, Diknas Pendidikan Kota Padang, BPBD Sumatera Barat.

Tulis Komentar Anda