Radio SUMBAR untuk Nasional

BERITA TERBARU

Tokoh Pendiri Payakumbuh Dirawat

October 19th, 2011 - Posted in Sumbar

Sahar Ismail Datuak Kakomo, 70, bekas Panitia Peresmian Kotamadya Payakumbuh 1970, dirawat di RSUP Ahmad Muchtar Kota Bukittinggi, sejak akhir pekan lalu. Pegawai negeri sipil Pemko Payakumbuh angkatan pertama itu didiagnosa dokter mengalami gangguan prostat.

“Bapak kembali mengalami gangguan prostat. Menurut rencana, hari ini beliau akan dioperasi. Kami mohon doa dari seluruh handai tolan, agar kesehatan bapak kembali pulih, ” ujar Nur Akmal dan Nailul Badri, dua putra Sahar Ismail Datuak Kakomo kepada Padang Ekspres, Senin (17/10).

Kabar dirawatnya Sahar Ismail Datuak Kakomo yang biasa menetap di Kelurahan Padangtangah, Aiatabik, Payakumbuh Timur,  mengundang simpati dari banyak pihak. Minggu (16/10) malam, intelektual muda Payakumbuh Haji Desra bersama istrinya Ny Eva Desra dan putrinya Siti, terlihat  datang membezuk.

“Kami berdoa semoga Papa (Sahar Ismail Datuak Kakomo), cepat sembuh. Jangan  banyak-banyak berpikir. Sebelum operasi Papa harus kuat. Harus tegar dan yakin dengan kehendak-NYA,” pinta Haji Desra kepada Sahar Datuak Kakomo, didampingi istrinya Yoe Enni dan putranya Nur Akmal.

Desra mengatakan, tokoh-tokoh pendiri Payakumbuh seperti Ismail Datuak Kakomo, H Chazanatul Israr, A Syahdin, Bukhari Kamil, Syafril Ahmad, A Morel Hamid Datuak Rajo Indo Anso Nan Ratiah, Agus Marahi, Syahrudin, Harzi Zein, Syamsir Alim dan Kamardi Rais Datuak P Simulie, harus terus dikenang jasa-jasa mereka.

“Mereka adalah orang-orang berjasa bagi Payakumbuh. Orang-orang yang pengorbananya tidak bisa kita nilai dengan materi ataupun kertas penghargaan. Mereka dan keluarga mereka harus terus mendapat perhatian dari pemerintah kota ataupun DPRD,” ujar Desra dengan nada bergetar.

Tulis Komentar Anda