13 Sekolah di Kota Payakumbuh Ikuti Lomba Pelaksanaan Upacara Bendera

Sebanyak 13 sekolah tingkat SLTA di Kota Payakumbuh ikuti lomba pelaksanaan upacara bendera yang diadakan oleh Kesbangpol. Penilaian pelaksanaan upacara bendera dilangsungkan dilapangan Kubu Gadang, Selasa 27 Agustus 2019. Acara dibuka oleh Walikota yang diwakili oleh Asisten III Amriyul Dt.Karayiang.

Kepala kantor Kesbangpol Kota Payakumbuh Budhy Dharma Permana menyampaikan kegiatan lomba berlangsung selama satu hari. Dalam penilaian Kesbangpol kerjasama dengan Kodim 0306 Limapuluhkota,Polres Kota Payakumbuh dan Purna Baskibraka Indonesia cabang Payakumbuh. Untuk juara harapan satu,dua dan tiga,serta yang masuk tiga besar langsung diumumkan sementara untuk juara satu ,dua dan tiga dilakukan penilaian kesekolah nantiknya.

Adapun target dan tujuan kegiatan ini untuk menanamkan nilai-nilai wawasan kebangsaan kepada generasi muda, selain itu juga untuk membina generasi muda untuk disipilin,memiliki komitmen yang kokoh dan juga untuk membina kebersamaan. Melalui kegiatan ini Budhi berharap semoga bisa berdampak kegiatan yang positif bagi generasi muda, harapan bangsa dan juga Kota Payakumbuh.

Berikut komentar Budhi Dharma Permana

Tim SAR Hentikan Pencarian, Yusma Yang Diduga Hilang di Hutan Belum Ditemukan

Tim SAR gabungan Kabupaten Limapuluhkota hentikan pencarian orang hilang. Yusma wanita lanjut usia umur 63 tahun, warga Jorong Kabun Nagari Halaban Kecamatan Lareh Sago Halaban,hilang dihutan menuju ladang miliknya,Selasa 20 Agustus 2019 yang lalu . Hingga saat ini wanita tersebut belum juga ditemukan.

Robi Saputra koordinator pos SAR Limapuluhkota yang dihubungi melalui sambungan telpon menyampaikan,penghentian pencarian buk Yusma ini sesuai SOP pencarian orang hilang yakni selama 7 hari. Sampai hari ke 7 pencarian tim tidak ada menemukan tanda โ€“tanda satupun. Dari titik lokasi yang diduga hilangnya buk Yusma, Robi mengatakan tim telah mencari lebih kurang ada 10 km pencarian, dari sejauh pencarian tersebut tim tidak ada menemukan tanda- tandanya. Dan sesuai SOP, pencarian telah dilakukan selama 7 hari.

Kendati telah dihentikan pencarian, Robi menyampaikan tim SAR gabungan selanjutnya akan terus melakukan pemantauan, jika ada masyarakat menemukan tanda-tandanya tim siap untuk turun kelapangan untuk mencari kembali.

Berikut komentar Robi