TDS di Payakumbuh,475 Personil Siap Amankan Etape V TDS 2019

Sebanyak 475 personil gabungan TNI,Polri,Pol PP dan Perhubungan siap
untuk mengamankan dan mensukseskan pelaksanaan Tour de Singkarak di
Kota Payakumbuh. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Kota Payakumbuh
Dony Setiawan melalui Kabag OPS Kompol Basrial usai pelaksanaan rapat
lintas sektoral persiapan dan pengamanan TDS, dilantai dua balaikota
Payakumbuh,Kamis 31 Oktober 2019.

Rapat lintas sektoral dihadiri sekdako Rida Ananda,Asisten I,serta
kepala dinas terkait. Dalam wawancaranya besama awak media Kabag Ops
Kompol Basrial menyampaikan dimana jelang pelaksanaan TDS berlangsung pada 6 November nantik,berbagai presiapan untuk pengamanan sudah dilakukan. Baik itu pengalihan jalan bagi masyarakat serta untuk mobil pemadam kebakaran dan ambulan,begitu juga himbau kepada masyarakat agar tidak melepaskan hewan peliharaaanya pada TDS berlangsung.

Berikut komentar Kabag Ops Kompol Basrial

Dalam wawancara tersebut Sekretaris Daerah Rida Anannda sampaikan,
untuk persisapan pelaksanaan TDS di Payakumbuh hingga saat ini sudah
mencapai 99%,baik sarana prasarananya,pengamanan serta yang lainnya.
Kepada masyarakat Sekdako menghimbau untuk bisa bekerjasama dalam
mensukseskan pelaksanaan TDS tahun ini, dan mari kita saksikan
bersama-sama.

Berikut komentar Sekdako Rida Ananda

Tutup Pelatihan Guru TPQ,Irsyad Syafar,Target Satu Rumah Satu Hafiz

Biro Bina Mental dan Kesra Sekretaris Daerah Propinsi Sumatra Barat adakan pelatihan guru TPQ/ MDTA se Sumatra Barat khusus nya Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluhkota. Kegiatan acara diadakan disalah satu hotel di Kota Payakumbuh selama kurang lebih satu minggu dengan 3 tingkatan. Acara pelatihan ini terlaksana melalui dana pokok pikiran anggota DPRD Propinsi H Irsyad Safar dari fraksi PKS,yang dia perjuangkan di DPRD Propinsi.

Acara pelatihan dimulai dari tanggal 21 dan ditutup 30 Oktober dengan peserta sebanyak kurang lebih 250 guru TPQ/ MDTA dari Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluhkota.

Anggota DPRD Propinsi Irsyad Safar yang sekaligus Wakil Ketua DPRD,
saat dihubungi mengatakan,kegiatan tersebut merupakan salah satu perjuangan dirinya di DPRD Propinsi untuk melatih tenaga guru mengaji. Dengan sasaran bagaimana guru mengaji yang ada di TPA/ MDTA mereka memiliki kemampun yang lebih untuk mereka ajarkan kepada anak didiknya.

Dalam pelatihan yang diadakan dalam 3 tingkatan tersebut, Irsyad Safar
jelaskan disamping diajarkan pengelolaan TPQ dan manajemennya,peserta
juga diajarkan metode hafal Alqru’an,dengan target dan sasaran masing-masing TPQ /MDTA nantik mereka memiliki kelompok tahfidz Alqur’an.
Lebih Jauh Irsyad Safar sampaikan target kita kedepannya Kota Payakumbuh
dan Kabupaten Limapuluhkota masing-masing rumah ada tahfidznya satu
rumah satu hafidznya.

Berikut komentar Irsyad Safar

Meriahkan HAB ke 74, Kemenag Limapuluhkota Adakan Lomba MTQ Antar ASN Kemenag

Dalam memeriahkan Hari Amal Bhakti Kementrian Agama yang ke 74 tahun 2020,Kementrian Agama Kabupaten Limapuluhkota adakan lomba MTQ antar ASN
di Kementrian Agama Limapuluhkota. Kegiatan diadakan di aula kantor setempat selam dua hari.

Kepala Kementrian Agama Kabupaten Limapuluhkota Ramza Husmen saat
dihubungi mengatakan dimana jelang kegiatan diadakan, Kementrian Agama
Kabupaten Limapuluhkota sebelumnya telah melakukan rapat dalam
pembentukan panitia pelaksana dalam memeriahkan HAB yang ke 74 tahun
2020, yang jatuhnya pada tanggal 3 januari nantik.

Dalam memeriahkan acara tersebut berbagai kegiatan acara akan diadakan
dan diperlombakan jelang acara puncak nantiknya.Ramza Husmen sampaikan
unsur dari perlombaan itu ada unsur hiburan,pendidikan dan unsur kesukuran.

Selama dua hari ini Selasa dan Rabu kita telah mengadakan lomba MTQ
antar ASN di Kementrian Agama Limapuluhkota,selain untuk meningkatkan
ilmu baca Alqur’an, kegiatan lomba ini juga untuk mempereraat hubungan
antar sesama pegawai di Kemenrtian Agama Kabupaten Limapuluhkota.

Disamping itu bagian Dharma Wanita juga mengadakan acara perlombaan
diantaranya hafalan yasin dan asmaul husna. Jelang penutupan atau acara
puncak, berbagai kegiatan perlombaan nantik akan diadakan. Kakankemenag
sampaikan diantaranya lomba kasidah,bola voli,jalan santai serta yang
lainnya.

Berikut komentar Kakankemanag Limapuluhkota Ramza Husmen

Langsungkan 2 Rapat Paripurna,DPRD Kota Payakumbuh Sahkan 3 Buah Ranpeda

Selasa 29 Oktober 2019 DPRD Kota Payakumbuh langsungkan dua rapat
paripurna sekaligus dihari yang sama. Adapaun rapat paripurna yang
dilangsungkan, pertama rapat paripurna penyampaian nota keuangan
Walikota Payakumbuh terhadap Ranperda APBD Kota Payakumbuh tahun 2020,
sedangkan yang kedua rapat paripurna pengambilan keputusan terhadap 4
buah ranperda yang sebelumnya tertunda.

Rapat paripurna berlangsung digedung DPRD Kota Payakumbuh,dihadiri
Walikota Riza Falepi,Forkopimda,OPD,Camat dan Kepala Kelurahan
se Kota Payakumbuh.

Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus melalui sambungan telpon
menyampaikan, barusan tadi pagi hingga tengah hari, DPRD Kota
Payakumbuh telah melangsungkan rapat paripurna besama pemerintah Kota
Payakumbuh yang dihadiri oleh Walikota. Pada hari bersamaan kita
melangsungkan dua rapat paripurna sekaligus bersama Walikota.

Yang pertama rapat paripurna penyampaian nota keuangan Walikota
Payakumbuh terhadap Ranperda APBD Kota Payakumbuh tahun 2020. Dengan
telah dilangsungkannya rapat tersebut kedepan DPRD Kota Payakumbuh
akan membahasnya melalui fraksi -fraksi hingga kebanggar nantiknya,
jelang disampaikan ke Walikota.

Sedangkan yang kedua Hamdi Agus jelaskan yakni rapat paripurna
pengambilan keputusan terhadap 4 buah ranperda yang sebelumnya
tertunda. Dari hasil rapat yang dilangsungkan 3 buah ranperda yakni
ranperda sistim pemerintahan berbasis elektronik,ranperda tentang
pengelolaan cadangan pangan, ranperda perubahan ranperda
pengolahan sampah, tiga ranperda ini disahkan untuk dijadikan Peraturan
Daerah Kota Payakumbuh.

Sementara satu ranperda dikembalikan kepemerintah daerah untuk
disempurnakan dan diajukan pada sidang selanjut nya,adapun ranperda
tersebut yakni ranperda sistim organ PDAM Kota Payakumbuh.

Berikut komentar Ketua DPRD Payakumbuh Hamdi Agus

Tercemar, Wabub Limapuluhkota Telusuri Batang Maek

Menyikapi informasi berita yang beredar terkait ikan yang banyak mati
dialiran sungai Batang Maek,yang telah dikunjungi oleh WALHI Sumbar.
Jumat 25 Oktober 2019 Wakil Bupati Limapuluhkota Ferizal Ridwan telusuri
Batang Maek dan lokasi tambang timah yang berada dilokasi tersebut.

Dalam peninjauan tersebut Wakil Bupati turun bersama Dinas Lingkungan
Hidup , Badan SAR Nasional,Camat Pangkalan,Walinagari serta sejumlah
awak media.

Melalui sambungan telpon Wakil Bupati Ferizal Ridwan menyampaikan
dimana dari hasil tinjauan dilapangan ikan yang mati tersebut
berkemungkinan disebabkan ada beberapa faktor. Diantaranya akibat hujan
deras yang membawa material tanah sehingga kondisi air Batang Maek
menjadi keruh,selain itu aliran batang Maek juga dialiri oleh hulu air
yang berbeda,sementara sudah beberapa hari belakang ini air juga sudah
mengalami penyusutan,sehingga material kayu dan batang kayu runcing
banyak yang sudah kelihatan.

Dari temuan dilapangan ikan yang mati itu banyak ikan sisik dan didalam
insangnya banyak diddapati tanah,dan ditubuhnya juga didapati banyak
goresan luka yang berkemungkinan disebabkan kena material kayu yang
tajam dan runcing.

Untuk aliran limbah tambang timah tersebut Wakil Bupati jelaskan
memang ada yang menuju kesungai,namun sudah melalui beberapa kolom
penyaringan,selain itu dari hasil wawancara bersama pihak tambang,
mereka tidak memakai unsur kimia dalam pengolahan. Jelang ada kepastian
apa penyebab kematian ikan ini Wakil Bupati berharap masyarakat untuk
mengurangi memakai air Batang Maek yang dilokasi adanya tercemar dan
juga mengambil ikan yang mati dilokasi tersebut,untuk menghindari kejadian yang tidak kita inginkan.

Berikut komentar Wabub Ferizal Ridwan

Buka Lomba Duta Budaya,Indrawati Persiapkan Utusan Limapuluhkota Menuju Propinsi

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lima Puluh Kota
Indrawati buka acara lomba Duta Budaya tingkat kabupaten. Kegiatan
berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan,Jumat 25 Oktober 2019.
Adapun peserta nya siswa SMA dan SMK di Kabupaten Lima Puluh Kota.
Kegiatan lomba Duta Budaya ini merupakan yang ke Tiga kali diadakan
oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lima Puluh Kota
Indrawati, saat dikonfirmasi mengatakan dimana acara ini baru Tiga kali
diadakan oleh Dinas Pendidikan. Kegiatan lomba ini untuk mencari dan menyeleksi Duta Budaya Kabupaten Lima Puluh Kota untuk perlombaan tingkat propinsi.

Selain itu kegiatan ini merupakan upaya dalam melestarikan nilai-nilai
budaya lokal kepada masyarakat,khususnya generasi muda. Melalui acara
ini akan lahir generasi muda yang memahami dan mencintai adat istiadat.
Indrawati jelaskan Duta Budaya memiliki peran dalam mensosialisasikan
budaya asli daerah seperti randai,silek dan yang lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan sampaikan dimana pesertanya tahun ini berjumlah
sebanyak 14 orang putra dan putri.Sedangkan tema yang diangkat adalah,
dalam rangka mengimplementasikan nilai-nilai budaya dalam kerangka adat
basandi sarak, sarak basandi kitabullah.

Berikut komentar Indrawati Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Limapuluhkota

Air Batang Maek Tercemar, Ribuan Ikan Mati

Hulu sungai (Batang) Maek yang terletak di Kecamatan Pangkalan Koto
Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat,
tepatnya di Nagari Tanjuang Pauah dan Nagari Tanjuang Balik tercemar,
pencemaran sungai mengakibatkan ribuan ikan mati.
Hulu Batang Maek merupakan salah satu sumber air yang mengisi waduk
PLTA Koto Panjang, dimana waduk tersebut merupakan tempat mencari ikan
oleh nelayan yang mendiami sekitar waduk PLTA Koto Panjang.
Ribuan ikan mati mulai pada Minggu, 20 Oktober 2019, ikan yang mati
mengeluarkan bau busuk menyengat di aliran hulu Batang Maek,
ikan ukuran kecil hingga berukuran lebih satu meter bergelimpangan
di aliran Batang Maek.

Ketua kelompok nelayan Kampung Tarandam Mushadi yang dihubungi melalui
telpon mengatakan, dimana pada pada hari Sabtu para nelayan turun
kebatang air untuk melihat tangkapannya. Saat dilokasi para nelayan
melihat banyak ikan yang mati terapung,dan tidak diketahui penyebabnya.

Sebelumnya pada malam hari, hujun turun sangat deras,nelayang mengira
mungkin karna hujan lebat tersebut karna warna air batang air berubah
menjadi keruh. Untuk keeseokan harinya Mushadi sampaikan nelayan
masih menemukan banyka ikan yang mati,mulai dari ukuran kecil hingga
yang besar- besar.

Melihat kejadian ini nelayan merasa dirugikan karna wilayah tempat
mereka mencari tangkapan ikan, ikannya sudah pada mati.Dari kejadian
itu salah satu nelayan memuat foto ikan yang mati dimedia sosial,hingga
banyak yang bekomentar.

Pada hari rabu 23 Oktober Mushadi sampaikan tim dari Lingkungan Hidup
dari kota padang turun kelapangan untuk melihat secara langsung,sekaligus
mengambil sampel air dan ikan yang mati untuk diuji dilabor,apa
penyebab dari kematian ikan tersebut. Mushadi jelaskan apapun itu
hasil labor,nelayan berharap kejadian ini bisa diselesaikan secepatnya,
karna nelayan sumber mata pencariaanya dari batang air tersebut.

Berikut komentar Mushadi ketua Kelompok Nelayan Kampuang Tarandam

Kena Panah ,Warga Limapuluh Kota Korban Kerusuhan Wamena Tak Miliki Biaya Untuk Pulang

Rian Sanjaya salah seorang warga Kabupaten Lima Puluh Kota tepatnya di
Nagari Sungai Kamuyang Kecamatan Luak,diketahui jadi salah satu korban
kerusuhan yang terjadi di Wamena beberapa waktu lalu. Kabar tersebut
diketahui saat yang bersangkutan telah bisa melakukan kontak dengan
keluarganya dirumah. Dari kabar tersebut istrinya Rian mengabarkan ke
Kantor Wali Nagari untuk bisa dapat bantuan untuk kepulangan suaminya.

Pejabat Wali Nagari Sementara Nagari Sungai Kamuyang Yalbaku Jevino
yang dihubungi melalui telpon, Rabu 23 Oktober 2019 menyampaikan
dimana saat ini Rian Sanjaya asal Tapanuli Selatan dan istrinya orang
Sungai Kamuyang,kondisi kakinya sakit terkena panah saat kerusuhan
di Wamena bulan yang lalu.

Dari hasil kontak melalui telpon gemgam, yang dimiliki Rian,Wali Nagari
jelaskan dimana saat kerusuahn tejadi dirinya lari saat terkena panah
dan saat ini Rian sudah berada ditempat yang aman,salah satu Musholla
yang ada di Lito-Lito Kabupaten Jayapura. Sementara untuk makan dan
minum Rian dibantu oleh masyarakat sekitar,melalui kontak tersebut
Rian berhaap dirinya bisa pulang secepatnya.

Yalbaku Jevino sampaikan dimana dari hasil informasi yang didapatkan
dari propinsi dan perantau di Wamena,tempat dan lokasi Rian saat ini
belum ditemukan dan tim masih mencari keberadaannya. Sekiranya nantik
telah ditemukan,Wali Nagari terangkan kita akan mencarikan dana untuk
kepulangannya,baik melalui donatur dari perantau dan pemerintah
daerah.

Berikut komentar Wali Nagari Yalbaku Jevino

Jelang Baralek Gadang dan Hari Sumpah Pemuda, IMAMI Lakukan Donor Darah

Jelang kegiatan acara Baralek Gadang yang ke III dan peringatan hari
Sumpah Pemuda Ikatan Mahasiswa Minang (IMAMI)Lhokseumawe adakan akasi
donor darah. Kegiatan ini di kordinasikan oleh pengurus IMAMI bidang
peduli sosial bekerja sama dengan PMI Aceh Utara. Aksi donor darah
dilangsungkan di depan Gerbang Kampus Bukit Indah Universitas
Malikussaleh,Selasa 22 Oktober 2019.

Dalam kegiatan donor darah tersebut peserta berjumlah kurang lebih 50
orang,terdiri dari mahasiswa dan masyarakat dilingkungan kampus.
Hasil dari kegiatan donor tersebut semuanya diserahkan ke PMI Aceh
Utara untuk digunakan dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Mega Syahputri anggota bagian humas IMAMI melalui sambungan telpon
menyampaikan dimana kegiatan donor darah ini baru petama kali diadakan
IMAMI,kedepan sesuai harapn dari PMI Aceh kita akan mengadakan hal serupa.

Berikut komentar Mega

Masalah Pabrik Pengolahan Gambir,Petani Gambir Jorong Banjaranah Datangi Kantor DPRD

Puluhan petani gambir Jorong Banjaranah Nagari Pangkalan datangi kantor DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota,Senin 21 Oktober 2019. Kedatangan puluhan petani gambir tersebut untuk menyampaikan aspirasinya terhadap permasalahan pabrik pengolahan gambir yang ada didaerahnya.

Kedatangan petani gambir tersebut disambut oleh Ketua DPRD serta wakil pimpinan DPRD dan anggota. Dalam sambutannya ketua DPRD Deni Asra sampaikan kepada seluruh petani gambir yang datang,gedung ini adalah gedung wakil rakyat dan untuk rakyat,semua anggota DPRD ini adalah dari rakyat,ketua DPRD jelaskan silahkan datang dan berkunjung untuk menyampaikan aspirasinya.

Salah seorang petani gambir Jumahir Dt.Majo Indo kepada media mengatakan kedatangan kami ke gedung DPRD ini untuk menyampaikan kondisi petani gambir,dimana harga gambir sangat begitu murah sehingga lahan gambir banyak yang tak terurus oleh petani, karna tidak ada biaya untuk mengurusnya. Sebelum ada pabrik, harga gambir cukup baik dan diawal pabrik berdiri harganya juga cukup baik,namun lama kelamaan harga nya semakin menurun. Dengan disampaikan dan diserahkan permasalahan ini kepada anggota DPRD, petani gambir berharap anggota dewan bisa menyelesaikan permasalahan ini untuk kesejahteraan rakyat.

Berikut komentar Jumahir