Bahas Penyebab Banyak Kematian Wanita Indonesia, RSUD Adnan WD Adakan Dialog di Radio Safasindo FM

Rumah Sakit Adnan WD Payakumbuh yang diwakili dr Fifi Rulianti spesialis kebidanan dan penyakit kandungan, adakan dialog di Radio Safasindo FM. Adapun topik tema yang diangkat yakni kanker servik , berkenaan dengan peringatan hari kanker sedunia yang jatuhnya pada 4 Februari kemaren. Acara dialog terselenggara kerjasama bagian promosi RSUD Adnan WD dg Radio Safasindo FM, yang diadakan Kamis kemaren 6 Februari 2020.

Acara dialog dipandu rekan siar Yola, selama kurang lebih 60 menit. Dalam dialog berlangsung dr Fifi jelaskan dimana penyakit kanker servik ini merupakan penyebab kematian no 2 terbanyak bagi wanita Indonesia. Salah satu penyebab dari penyakti tersebut yakni oleh virus Human papilloma virus serta beberapa penyebab lainnya.

Sementara yang beresiko bagi wanita, untuk kanker servik pertama wanita yang nikah dini, karna kesiapan jaringan serviknya yang belum siap. Selanjutnya merokok,resiko yang ketiga berganti-ganti pasangan seksual, saat ini faktor baru yang ditemukan dalam penelitian yakni genetik atau keturunan.

Adapun gejala-gejala bagi wanita yang kena kanker servik, Fifi terangkan diantaranya mengalami keputihan yang berulang-ulang, pendarahan saat berhubungan badan, serta beberapa gejala lainnya. Bagi wanita yang merasa ada kejanggalan dikewanitaannya, dr Fifi sarankan agar yang bersangkutan melakukan pemeriksaan, jangan ditunggu lebih parah dan malu-malu untuk memeriksanya.

Selama dirinya bertugas dirumah sakit , dari sepetember tahun lalu, dr Fifi sampaikan dirinya baru menemukan fasien yang kena gejala 5 orang, 3 stadium awal 2 lagi stadium lanjut. Fifi jelaskan di tahun 2019, Sumatra Barat merupakan no 2 setelah jogja yang banyak ditemukan penyakit kanker servik ini.

Agar tidak terjangkit penyakit kanker servik, dr Fifi sampaikan hindari dari penyebab – penyebab yang bisa terkena penyakit kanker servik, baik nikah dini,merokok,hubungan badan gonta ganti pasangan, selanjutnya jaga kebersihan khususnya daerah kewanitaan.

Berikut komentar dr Fifi

Wal Asri, Setiap Bulan Rata-Rata 5 Institusi Berkunjung ke Sentra Rendang

Sentra Rendang Kota Payakumbuh yang berada di Padang Kaduduak Kecamatan Payakumbuh Utara, semenjak telah mulai berproduksi pada Juli 2019 tahun lalu. Keberadaan nya kian hari kian dikenal oleh masyarakat banyak. Hal tersebut dibuktikan dengan telah banyaknya lembaga dan sekolah serta perguruan tinggi yang datang berkunjung ke sentra rendang tersebut.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Wal Asri didampingi Kepala Pusat Pelayanan dan Pengembangan Rendang Rendi Pratama , diruang kerjanya Kamis kemaren saat ditemui, Wal Asri sampaikan semenjak dari tahun 2019 yang lalu hingga saat ini, sentra rendang telah banyak dikunjungi, baik dari sekolah, perguruan tinggi, kantor dan lembaga serta beberapa kunjungan lainnya. Rata- rata setiap bulan ada 5 pengunjung yang datang.

Dari hal tersebut Wal Asri jelaskan kita selalu terus berbenah untuk segala sesuatunya, baik itu peralatan serta kebutuhan yang lainnya. Hal itu dilakukan guna untuk mendukung dari kelancaran produksi serta pemasarannya.

Dari semua kunjungan yang datang dengan berbagai tujuan, baik yang studi tiru,praktek lapangan serta yang lainnya, Wal Asri terangkan Alhamdulillan produk kita sudah banyak yang memesan, kendati belum dalam bentuk skala yang besar. Kedepan Wal Asri sampaikan kita akan melakukan dan menawarkan bentuk kerjasama dari beberapa pengunjung tersebut.

Berikut komentar Wal Asri