Berita UtamaLimapuluh KotaSafasindo News

Babinsa Koramil 08 Akabiluru Monitoring Banjir dan Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

1 Mins read

Tingginya curah hujan mengakibatkan meluapnya air sungai di hulu, dan mengakibatkan banjir yang di terjadi di Jorong Niur Kapalo Koto Nagari Sariak Laweh Kecamatan Akabiluru, Jumat 5 Juli 2024.

Untuk memastikan kondisi warga binaannya, Babinsa dari Koramil 08 Akabiluru Kodim 0306/50 Kota Sertu Nopri Hendri turun langsung memantau kondisi di lapangan dan mengimbau warga waspada bila terjadi luapan air sungai susulan yang lebih besar akibat curah hujan yang terjadi di wilayah kabupaten 50 Kota.

Dari pemantauan wilayah terdampak banjir, menurut Babinsa Sertu Nopri Hendri, hingga saat ini air masih menggenangi di sebagian pemukiman warga, namun masih dalam katagori aman.

“Curah hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten 50 Kota tidak terkecuali di Kecamatan Akabiluru mengakibatkan beberapa titik rawan bencana mengalami luapan air, sehingga diharapkan kepada warga agar selalu waspada, untuk menghindari kejadian-kejadian yang kita tidak inginkan bersama,” kata Babinsa.

Saat dikonfirmasi ditempat terpisah Komandan Koramil (Danramil) 08 Akabiluru Kapten Inf Pardani menyampaikan bahwa Ia rutin ingatkan Babinsa di jajarannya agar aktif untuk memantau situasi dan kondisi wilayah serta memerintahkan para Babinsa untuk mengecek debit air, dan menghimbau warga binaannya untuk mewaspadai bencana banjir.

Dimana sesuai arahan bapak Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Adri Asmara Yudha kepada Koramil jajaran, agar di tiap Nagari atau Kelurahan, Danramil bersama Babinsa sudah membuat Peta Bencana di tiap wilayah binaannya dan menentukan titik titik pengungsian yang sudah diketahui oleh warga masyarakat sebagai langkah antisipasi menghindari terjadinya korban jiwa saat terjadi bencana.

“Kami imbau warga agar berhati-hati dan waspada apabila curah hujan kembali tinggi yang dapat menyebabkan meluapnya air sungai ke pemukiman, ” Kapten Inf Pardani.

Berdasarkan informasi dari anggota Babinsa di lapangan, untuk saat ini kondisi debit air masih di batas normal. “Diharapkan warga tetap siaga memantau dan terus melakukan komunikasi dengan sejumlah unsur terkait, sebagai antisipasi terjadinya banjir,” sambung Kapten Inf Pardani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *