Bawaslu Lima Puluh Kota Harapkan Partisipasi Seluruh Elemen Masyarakat  dalam ” Pengawasan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020″

Bawaslu Lima Puluh Kota Harapkan Partisipasi Seluruh Elemen Masyarakat dalam ” Pengawasan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020″

Lima Puluh Kota-Bertempat disalah satu resto yang berlokasi dijorong Pulutan Tanjung Pati kecamatan Harau Kab, Lima Puluh Kota, Pada Rabu 27/11/2019, Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota mengundang media cetak, elektronik serta media online dan Ormas, GOW serta ketua partai politik untuk mensosialisasikan pengawasan pemilihan gubernur dan Wakil gubernur serta pemilihan bupati dan Wakil bupati.

Dalam sosialisasi ini Bawaslu juga mengundang Diskominfo dan praktisi akademis sebagai pemateri.
Sosialisasi dibuka secara resmi oleh ketua Bawaslu kab lima puluh kota Yoriza Asra, S.E. Dalam sambutannya ketua Bawaslu Lima Puluh Kita Yoriza menyampaikan bahwa ” Dengan diselenggarakan nya sosialisasi ini,” adalah untuk ” Mengajak seluruh komponen masyarakat baik itu Ormas, media masa serta partai politik sendiri sebagai peserta atau telibat langsung dengan pemilu atau pemilihan kepala daerah. ” kata ketua Bawaslu enerjik ini.

Sebab selama pemilu presiden dan wakil presiden serta pileg, Bawaslu hanya menerima pengaduan dari partai “A” yang melaporkan partai “B”atau relawan “A” melaporkan relawan “B” artinya belum ada yang melaporkan murni masyarakat.
Sementara peran masyarakat sangat diperlukan Bawaslu dalam pengawasan pemilu.

Sementara itu praktisi akademisi Abrar, M.Ag dalam penyampaian materinya yang diberi tema Partisipasi Masyarakat Dalam Pengawasan Pilkada 2020
” Seyogyanya nya, pemilu itu tidak harus diawasi karena yang penyelenggara pemilu itu adalah rakyat. ” Harusnya individu masyarakat itu sendiri bisa mengawasi pemilu ” kata Abrar juga sebagai dosen UIN Padang ini. ” Tapi oleh karena kepentingan individu menyebabkan pemilu bisa banyak terjadi pelanggaran. ” Harusnya pertisipasi masyarakat adalah merupakan implementasi dari kedaulatan rakyat itu sendiri. ” sambung Abrar.

Kemudian ketua Bawaslu Provinsi Sumatra Barat Surya Elfitrimen, S.Pt,, M.H dalam materi sosialisasi Pengawasan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Pemilihan Bupati dan Wakil bupati menyampaikan ” Bahwa partisipasi pemilih untuk Pemilihan Kepala daerah 2020 mendatang diharapkan meningkat dari pemilu pileg dan pilpres pada 17 April 2019 lalu.” Dimana tingkat partisipasi masyarakat pada pemilu pilpres dan pileg 2019 lalu mencapai 81% lebih. ”

“Sementara pelanggaran-pelanggaran pemilu masih tinggi terjadi pada pemilu 2019 lalu, bahkan sampai pelanggaran yang dilakukan oleh ASN dan sudah diberikan sangsi oleh institusi masing-masing ” kata ketua Bawaslu Sumbar ini.
” Pelanggaran pemilu di Sumatra Barat pada pemilu 2019 lalu terdapat 17 kasus yang sudah inkraht atau sudah diputuskan pengadilan,” demikian disampaikan oleh ketua Bawaslu Sumatra Barat Surya Elfitrimen, S.Pt,, M.H.

Terakhir materi disampaikan oleh komisioner bawaslu lima puluh Kota Ismet Aljanata, dia mengatakan ” Saat ini masih ada masyarakat di Lima Puluh Kota yang belum mempunyai KTP elektronik.” dan itu akan segera diselesaikan sebelum pelaksanaan pemilihan kepala daerah yang akan dilaksanakan pada 23 September 2020 nanti. ” kata Ismet, ” Dan untuk itu “Bawaslu meminta pada masyarakat, selain petugas pemantau dan pengawas lainnya masyarakat lah yang banyak mengetahui pelanggaran – pelanggaran yang terjadi saat pemilihan berlangsung.”

Berikut cuplikan sambutan ketua Bawaslu Lima Puluh Kota, Yoriza Asra, S.E….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *