AudioKota PayakumbuhPendidikanSafasindo News

Belajar Daring , Ketua DPRD Hamdi Agus Minta Pemko Payakumbuh Menambah dan Membuat Hotspot Wifi Gratis di Kelurahan

1 Mins read
Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Payakumbuh berakhir awal Juni lalu. Pemko Payakumbuh menyatakan siap memasuki konsep tatanan baru, kebiasaan baru, atau yang sering disebut dengan new normal. Semua sektor harus beradaptasi dengan kondisi ini termasuk sektor pendidikan.

Sebagai parlemen ataupun wakil rakyat yang mempunyai fungsi pengawasan selain fungsi legislasi dan anggaran, kami turut memberikan saran, masukan, bahkan kritikan kepada Pemko agar Proses Belajar Mengajar (PBM) bisa berjalan maksimal pada masa new normal ini.

Ketua DPRD Hamdi Agus saat dihubungi melalui sambungan telpon, Rabu 22 Juli sampaikan dirinya apresiasi kebijakan Pemko yang memutuskan PBM baik SD maupun SMP dilakukan secara daring (online). Kebijakan PBM daring merupakan langkah tepat, mengingat angka positif Covid-19 di Payakumbuh belum sepenuhnya habis. Apalagi baru-baru ini ada tambahan positif Covid-19 dari kalangan guru.

Pada sisi lain, perlu juga dipikirkan bagaimana PBM secara daring ini bisa berjalan efektif dan baik. Bagaimana PBM daring bisa memiliki pengaruh yang baik dan signifikan bagi perkembangan peserta didik. Sebab, PBM secara daring ini, tentu saja memiliki sejumlah kendala.

Pertama, keterbatasan orang tua atau wali siswa dalam menyediakan kuota internet untuk anaknya. PBM daring dipastikan memerlukan akses internet yang cukup banyak untuk menyelenggarakannya. Apalagi untuk zoominar maupun mengakses video.

Padahal kita ketahui, pandemi Covid-19 ini sangat berdampak terhadap ekonomi masyarakat termasuk orang tua atau wali siswa. Banyak orang tua yang memiliki keterbatasan anggaran untuk membelikan anaknya paket internet. Di samping mereka terus berjuang memenuhi kebutuhan dapurnya sehari-hari.

Terkait hal tersebut Hamdi Agus sampaiakan kita mendorong Pemko agar memperhatikan soal ini. Ketua DPRD berharap Pemko mengalokasikan anggaran kepada orang tua siswa terutama yang tidak mampu, untuk membeli paket internet atau menambah dan membuat hotspot wifi gratis di kelurahan-kelurahan yg bisa diakses oleh siswa, yang betul-betul orang tuanya tidak mampu,sehingga PBM daring berjalan lancar. Paling tidak Hamdi Agus katakan langkah ini meringankan beban orang tua wali murid yang masih berjuang ‘ akibat pandemi ini.

Kedua, adanya kendala siswa yang kurang fokus ataupun banyaknya gangguan di rumah sehingga tidak bisa dikontrol secara maksimal. Solusinya PBM daring harus dibuat semenarik mungkin. Terobosan dan inovasi perlu dilakukan oleh Dinas Pendidikan bersama majelis guru untuk mewujudkannya.

PBM melalui daring lebih bagus bersifat interaktif sehingga peserta belajar memperoleh hasil belajar yang lebih efektif dan baik. Penggunaan media pembelajaran yang bervariasi akan lebih menarik perhatian sehingga meningkatkan semangat belajar siswa walaupun hanya di rumah masing-masing.

Berikut komentar Hamdi Agus

Related posts
Kota PayakumbuhSafasindo News

Pembangunan Mesjid Agung Di Pakan Sinayan Disetujui DPRD Kota Payakumbuh

1 Mins read
DPRD Kota Payakumbuh gelar Rapat Paripurna Penyampaian Persetujuan terhadap Pembangunan Mesjid Agung Secara Multi Year, serta Penandatanganan Nota KUA PPAS APBD TA…
AudioPendidikanSafasindo NewsSumbar

Belajar Daring, SMP N1 Kec Harau Fasilitasi Guru dan Murid Komputer Tablet

2 Mins read
Proses belajar mengajar selama pandemi Covid-19 ini, beberapa sekolah dianjurkan oleh pemerintah untuk belum melakukan belajar tatap muka. Hal tersebut dilakukan untuk…
AudioKota PayakumbuhPendidikanSafasindo News

Belajar Daring, Kadis Pendidikan H Agustion, Siswa Bisa Menompang Akses Internet Dikantor Kelurahan

1 Mins read
Belajar tatap muka disekolah dari semua jenjang pendidikah hingga SMA di Kota Payakumbuh semuanya diundur. Rencana diawal, belajar tatap muka akan dilaksanakan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *