AudioKota PayakumbuhSafasindo News

Cemburu Makan Korban, Kapolres Payakumbuh Himbau Orang Tua Untuk Awasi Pergaulan Anaknya

1 Mins read
Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira didampingi Wakapolres Kompol Jerry dan Kasat Reskrim AKP M Rosidi

Kapolres Kota Payakumbuh AKBP Alex Prawira sampaikan terkait kronologis kejadian pengeroyokan sadis di dekat SMPN 7 Payakumbuh, Kelurahan Napar, Kecamatan Payakumbuh Utara. Dari peristiwa tersebut mengakibatkan satu nyawa hilang atas nama Warido Anafsika 23 tahun, warga Jorong Talang, Nagari Talang Maua, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota.

Penyampaian ini disampaikan dalam konferensi Pers Polres Payakumbuh bersama awak media,Jumat 11 September 2020.

Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira, didampingi Wakapolres Kompol Jerry dan Kasat Reskrim AKP M Rosidi sampaikan, Alhamdulillah dalam rentan waktu tiga hari kita bisa mendapatkan keseluruhan pelaku pengeroyokan tersebut, sebanyak 5 orang.

AKBP Alex Prawira jelaskan pengeroyokan terjadi pada hari Senin 7 September 2020 sekitar pukul 03.00 dini hari. Korban meninggal di Rumah Sakit Ibnu Sina Payakumbuh, setelah mengalami tindak kekerasan secara bersama-sama.

Kapolres katakan 5 pelaku tersebut semuanya adalah warga Kota Payakumbuh. Dua dari pelaku sudah dewasa, sedangkan tiga orang di bawah umur. Dua pelaku dewasa tersebut pertama insial AMD, 20 tahun, warga Kelurahan Tigo Koto Diateh, Payakumbuh Utara, dan IR, warga Kelurahan Napar, Payakumbuh Utara. Sedangkan tiga pelaku yang masih di bawah umur atau masih kurang 17 tahun berinisial BRP dan MI yang sama-sama warga Tigo Koto Diateh, Payakumbuh Utara. Kemudian, RMRS yang merupakan warga Napar, Payakumbuh Utara.

Alex Prawira terangkan kelima pelaku ditangkap di tempat yang berbeda. Selain mengamankan kelima pelaku, Polres Payakumbuh juga mengamankan barang bukti berupa tiga bilah kayu yang digunakan untuk mengeroyok korban. Kemudian, empat unit ponsel dan satu sepeda motor.

Adapun motif di balik kasus ini, Kapolres sampaikan salah seorang pelaku pengeroyokan cemburu kepada korban, karena pacarnya diganggu oleh korban. Selanjutnya pelaku membajak akun facebook pacarnya. Lalu, memancing korban datang ke TKP, mengajak temannya dan memukul dengan kayu, sehingga korban terjatuh. Korban tidak sadarkan diri dan meninggal di Rumah Sakit Ibnu Sina Payakumbuh.

Terhadap pelaku, pasal yang dikenakan pasal 351 dan junto 353 sesuai yang diatur dalam KUHP,dengan acaman hukuman 9 tahun penjara.

Dari kasus ini Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira, menghimbau dan mengajak masyarakat agar orang tua dan perangkat Nagari serta niniak mamak, untuk memperhatikan pergaulan anak dan kemanakannya. Hal ini dihimbau, agar tindak pidana serupa ini tidak terjadi lagi dikemudian hari.

Berikut komentar AKBP Alex Prawira

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *