AudioKota PayakumbuhSafasindo News

Diduga Karna Himpitan Ekonomi, Warga Limbanang Nekat Curi Kerbau Untuk Bayar Hutang

1 Mins read

Diduga karna himpitan ekonomi salah seorang warga Nagari Limbanang, Kecamatan Suliki inisial RN nekat curi kerbau milik warga daerahnya,untuk bayar hutang biaya istri melahirkan.

Kapolres 50 Kota AKBP Trisno Eko Santoso melalui Kapolsek Suliki Iptu Rika Susanto saat dihubungi Selasa 4 Mei mengatakan,Senin 3 Mei tengah malam kita bersama tim telah menangkap tersangka maling kerbau milik warga Limbanang.

Rika Susanto sampaikan penangkapan tersangka berdasarkan Laporan Polisi Nomor Polisi : LP/K/07/V/2021/Sek Suliki/Polres 50 Kota/Polda Sumbar tanggal 3 Mei 2021 itu, dilakukan petugas Polsek Suliki pada tengah malam, tepatnya Senin 3 Mei sekitar pukul 23.20 Wib. Tidak butuh waktu lama bagi petugas Polsek Suliki untuk mengungkap perkara pencurian hewan ternak tersebut.

Iptu Riko Susanto jelaskan kronologis penangkapan berawal pada 20 April 2021 lalu sekira pukul 10.00 Wib. Saat itu, korban Welfi Hendri sedang mengembalakan 2 ekor kerbau miliknya di Jorong Saud Nagari Limbanang dengan mengikat kerbau tersebut dengan sebuah tali. Selanjutnya, sekira pukul 14.00 Wib, korban kembali ke tempat pengembalaannya, namun sangat disayangkan 2 ekor kerbau yang diikat dan ditinggalnya tadi tidak ada lagi.

Kemudia korban bertanya kepada warga sekitar yang berada didekat kerbaunya. Warga menjawab salah satu kerbau terlihat ada diseberang batang air. Setelah dilakukan pencarian oleh korban, dirinya hanya menemuka hanya satu kerbaunya, yang satunya lagi tidak ditemukan. Dengan kehilangan tersebut, korban mengalami kerugian lebih kurang Rp 20 juta.

Selanjutnya dari laporan korban dan ditambah bukti rekaman cctv milik warga, Iptu Riko katakan setelah ditelusuri dan cukup bukti, pada Selasa dini hari kita menangkap pelaku pencuri kerbau tersebut. Dari hasil pemeriksaan tersangka, dirinya mengakui bahwa benar telah melakukan pencurian 1 ekor kerbau di Jorong Saud Nagari Limbanang Kecamatan Suliki Kabupaten 50 Kota.

Terkait dari peristiwa ini Riko Susanto menghimbau kepada masyarakat untuk selalu tetap waspada dan hati-hati. Selanjutnya warga masyarakat juga tetap patuhi protokol kesehatan,agar terhindar dari wabah virus covid-19.

Kemudian lebih jauh ditanyakan kepada pelaku pencurian, Riko Susanto jelaskan pelaku mengaku dirinya mencuri karna masalah ekonomi. Hasil jual kerbau tersebut dia pakai untuk bayar hutang sekaligus untuk bayar istrinya melahirkan.

Berikut komentar Iptu Riko Susanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *