Dinkes Sumbar,  Pasien Dari Lima Puluh Kota Tidak Diisolasi

Dinkes Sumbar, Pasien Dari Lima Puluh Kota Tidak Diisolasi

Kepal Dinas Kesehatan Propinsi Sumatra Barat Merry Yuliesday sangat menyayangkan adanya informasi dan pemberitaan salah seorang warga situjuah, Kabupaten Lima Puluh Kota yang dikabarkan terkena virus corona. Sebab yang bersangkutan baru pulang dari Malaysia.

Menyikapi hal tersebut Kepala Dinas Kesehatan Propinsi saat dihubungi menyampaikan, informasi ini harus hati-hati dalam menyebarluaskannya, karna hal tersebut bisa meresahkan masyarakat, apalagi saat ini lagi diperbincangkan setiap dunia, Merry tegaskan jangan gegabah dan berhati-hatilah menyampaikan berita ini.

Kepada pihak rumah sakit Merry sampaikan hati-hati dalam memberikan keterangan. Lihat dulu kondisi pasiennya, ciri dan gejala penyakitnya,sudah melewati masa inkubasi apa belum.

Terkait dari pasien tersebut Merry terangkan dia tidak dirawat diruang isolasi tapi hanya di ruangan rawat Paru saja. Karna sebelumnya dokter dari Rumah Sakit Ibnu Sina sebelum mengirim pasien ke RSUP M. Djamil Padang telah memberikan diagnosa awalnya dan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter paru di RSUP, sehingga hasil Sistem Rujukan terpadu (Sisrute) diputuskan oleh pihak RSUP M. Djamil, si pasien ketika tiba di RSUP M Djamil tidak masuk ke ruang UGD, tapi langsung keruang paru saja, karna dari hasil diagnosa awal pasien hanya mengeluh sesak nafas saja dan suhu badannya normal.

Selanjutnya pasien oleh dokter mendapatkan tindakan awal berupa Nebulizer (diasap/diuap) utk melapangkan jalan nafas pasien. Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Merry jelaskan saat ini kondisi pasien sudah membaik.

Berikut komentar Merry Yuliesday Kepala Dinas Kesehatan Sumbar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *