Israel Tutup Masjid Nabi Ibrahim untuk Upacara Yahudi

Pemerintahan penjajah Zionis Israel memerintahkan ditutupnya Masjid Ibrahimi di Al-Khalil selama dua hari, Rabu esok dan Kamis, 20-21 April, untuk dijadikan tempat perayaan Passover.

Menurut PIC, ini artinya selama dua hari tidak boleh ada seorang pun Muslim Palestina yang masuk ke Masjid Ibrahimi untuk shalat dan beribadah. Hanya orang Yahudi saja yang akan diizinkan masuk ke sana.

Passover atau Pesach atau Pesah diadakan setiap tahun oleh kaum Yahudi untuk merayakan terbebasnya nenek moyang mereka dahulu dari kekejaman Firaun di Mesir.

Masjid Ibrahimi di Al-Khalil, yang disebut Hebron oleh orang Yahudi, adalah saksi mata berbagai kekejaman warga Yahudi dan pemerintahan penjajah Zionis terhadap bangsa Palestina dan Muslim.

Pada 25 Februari 1994, lebih dari 50 orang Muslimin Palestina yang sedang shalat Subuh di Masjid itu dibantai seorang pemukim Yahudi dari Brooklyn bernama Baruch Goldstein, dibantu sejumlah pemukim Yahudi lainnya serta para tentara.

Lebih dari 300 orang Muslim lainnya luka parah karena selain membawa senjata api, Goldstein juga melemparkan sejumlah granat ke tengah jama’ah shalat Subuh itu.

Kerusuhan yang terjadi sesudahnya – ketika para pemuda Palestina bereaksi dengan melemparkan batu-batuan ke arah para tentara – dijawab dengan senapan mesin oleh para serdadu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *