Kota PayakumbuhSafasindo News

Kadis DP3AP2KB Ajak Masyarakat Untuk Wujudkan Kabupaten 50 Kota Jadi Kabupaten Yang Layak Anak

2 Mins read

Kadis DP3AP2KB Lima Puluh Kota, Fiddria Fala melalui Kabid PPA (Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak) Yulia Masna mengajak masyarakat untuk mewujudkan Kabupaten Lima Puluh Kota menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA). Hal ini disampaikan saat mengisi acara talkshow di Radio dengan tema Kabupaten Layak Anak , kerjasama antara Dinas DP3AP2KB Lima Puluh Kota dan Radio Safasindo FM, Jum’at 15 Oktober 2021.

Sesuai topik yang diangkat, kepada Andi Masuda yang memandu acara dan kepada seluruh pendengan Radio Safasindo dimanapun berada Yulia Masna sampaikan, mari kita sama-sama mengembangkan Kabupaten Lima Puluh Kota untuk menjadi Kabupaten Layak Anak. Ditandai dengan terpenuhinya hak-hak anak, hak sipil, hak pengasuhan anak, hak pendidikan dan hak kesehatan. Disamping itu mari juga kitas bersama-sama kita lindungi anak-anak dari kekerasan anak, diskriminasi, dan menelantarkan anak. Mari kita tingkatkan peran kita bersama dalam menuju Kabupaten Lima Puluh Kota jadi Kabupaten Layak Anak.

Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) ini adalah kabupaten/kota yang memiliki sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan daya sumber pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, yang terencana serta menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak dan perlindungan anak.

Yulia katakan sampai saat ini, Kabupaten Lima Puluh Kota sudah meraih penghargaan sebanyak 4 buah penghargaan dengan kriteria Kabupaten Layak Anak (KLA). Dan saat ini Kabupaten Lima Puluh Kota masih berbenah untuk betul-betul menjadikan kabupaten ini menjadi kabupaten yang benar-benar layak anak.

Kabupaten Layak Anak yang akan diwujudkan oleh Kabupaten Lima Puluh Kota sendiri adalah memang kabupaten yang benar-benar layak anak. Sedangkan untuk pemenuhan indikator ukur kabupaten/kota layak anak, Lima Puluh Kota masih berada di kriteria Madya. Sebenarnya indikator tolak ukur ini ada beberapa kriteria yaitu Pratama, Madya, Nindya, Utama dan Layak Anak. Jadi masih ada tiga langkah lagi yang harus Kabupaten Lima Puluh Kota capai untuk mencapai kabupaten yang layak anak.

Yulia sampaikan ini adalah target yang hendak dicapai Lima Puluh Kota untuk tahun 2024 nanti, mudah-mudah hal tersebut dapat tercapai di Lima Puluh Kota hendaknya.

Sedangkan untuk upaya-upaya yang sudah DP3AP2KB lakukan untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak adalah memfasilitasi agar tercapainya KLA, sudah menyusun kebijakan-kebijakan, menyusun program kerja, memfasilitasi program-program yang sudah dirancang. Namun hal ini belum mencapai target maksimal untuk memfasilitasi keseluruhan nagari.

Yulia jelaskan, jadi Layak Anak yang sudah dilatih, berkomitmen di Lima Puluh Kota baru mencapai 40 nagari. Sedangkan untuk mencapai 80 nagari yang layak anak, Lima Puluh Kota masih terkendala pandemi, sebab belum bisa bertemu langsung di nagari. Meskipun sudah berusaha secara online baik itu melalui media elektronik, sosial dan yang lainnya.

Penulis: Rindi Febriani
Editor : Nedi
COPYRIGHT©SAFASINDO 2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *