Adakan 36 Kegiatan,HKN ke 55 di Kota Payakumbuh Ditutup Hiburan Bersama Artis Nasional

Dalam memeriahkan Hari Kesehatan Nasional yang ke 55,Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh adakan sebanyak 36 kegiatan dengan berbagai macam perlombaan mulai dari usia anak-anak hingga lansia. Kegiatan tersebut berlangsung selama kurang lebih selama satu bulan menjelang hari puncak HKN yang jatuhnya pada tanggal 12 November. 36 kegiatan tersebut diadakan diberbagai lokasi, baik yang diadakan dikelurahan, kecamatan hingga tingkat kota.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal saat dihubungi melalui sambungan telpon,Selasa malam 12 november 2019 Bakhrizal sampaikan,HKN tahun ini mengangkat tema Indonesia Sehaat Generasi Unggul. Dari tema ini dapat kita ambil maknanya adalah meningkatkan sumberdaya manusia,manusia yang unggul dari segala bidang. Sementara dari sisi kesehatannya,sehat manusianya,lingkungannya,sehat untuk tata kelolanya serta yang lainnya.

Pada peringatan HKN tahun ini Bakhrizal jelaskan kita lebih banyak melibatkan masyarakat,mulai dari yang paling kecil hingga manulanya. Pada level anak-anaknya kita lakukan mewisudakan bayi- bayi kecil yang usianya 6 bulan kebawah, wisuda tentang imunisasi. Sementara ditingkat anak-anak sekolah, Bakhrizal sampaikan kita mengadakan kegiatan saka bhakti husada. Sementara ditingkat masyarakatnya kita juga melakukan berbagai macam perlombaan. Dari semua kegiatan itu acara berakhir dihari puncak HKN tepatnya tanggal 12 November ,sekaligus menyerahkan hadiah kepada masing- masing pemenang , acara puncak ditutup dengan rasa kebersamaan bersama seluruh pegawai dan masyarakat, untuk membakar semangat kita adakan hiburan dengan mendatangkan Artis Nasional untuk lebih menyemarakkan HKN yang ke 55 tahun ini, adapun artis tersebut Upiak Isil yang juga warga masyarakat Sumbar. Dengan kehadiran artis Nasional itu Kepala Dinas Kesehatan berharap semoga semua bisa terhibur.

Berikut komentar Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal

Pembangunan Zona Integritas,Riza Falepi , Jangan Paksa Walikota Dengan yang Tidak- tidak

Walikota Payakumbuh Riza Falepi serta ketua DPRD dan semua kepala dinas tandatangani fakta integritas. Penandatanganan tersebut berlangsung di ruangan Ngalau Indah lantai III Kantor Balai Kota,pada acara Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi melayani pada pemerintah Kota Payakumbuh,Senin 11 November 2019.

Hadir dalam acara tersebut Ombudsman RI diwakili Ombudsman Propinsi Sumatra Barat, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan RI diwakili kepala BPKP Propinsi Sumatra Barat.

Walikota Payakumbuh Riza Falepi dalam sambutannya menyampaikan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi melayani pada pemerintah, ini sejalan dengan amanat Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 10 tahun 2019 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 52 tahun 2014 tentang pedoman pembangunan zona integritas menuju WBK atau WBBM di lingkungan instansi pemerintah.

Saat wawancara Walikota sampaikan integritas sebetulnya sudah lama dilakukan, integritas itu apa adanya indentik dengan bersih,identik dengan melayani,dengan demikian jangan paksa Walikota dengan yang tidak tidak. Riza Falepi jelaskan selama Pemimpin itu baik mari sama-sama kita dukung,tapi jika telah melenceng silahkan marahi dan maki-maki. Jadi Walikota itu tidak gampang, lebih jauh dirinya sampaikan sejauh ini kita telah berusah melakukan yang terbaik,pemerintah kota sudah mengalokasikan dana yang besar untuk pembangunan dan dijaga anggaran tersebut agar tidak disalahgunakan. Semuanya itu dilakukan tidak gampang,ini membutuhkan komitmen yang kuat,dedikasi yang tinggi tampa harus melihat saya dapat apa.

Beriktu komentar Walikota Payakumbuh Riza Falepi

Korban Angin Puting Beliung,Pemko Akan Bantu Meringankan Beban Masyarakat

Pemerintah Kota Payakumbuh menyikapi musibah bencana angin puting beliung yang menimpa banyak rumah warga yang rusak berat dan ringan,melihat kondisi tersebut Pemerintah Kota Payakumbuh segra akan membantu masyarakat yang terkena rumahnya oleh musibah angin puting beliung. Hal ini disampaikan oleh Sekdako Rida Ananda saat dijumpai diruangan kerjanya usai melakukan rapat koordinasi bersama dinas terkait dalam penanggulangan bencana angin puting beliung.

Sekdako Rida Ananda sampaikan sebelumnya Walikota Payakumbuh sore kemaren telah turun kelapangan melihat sejumlah titik yang parah terkena dampak angin puting beliung. Sekaligus saat itu langsung diturunkan tim kelapangan untuk membersihkan kayu yang tumbang kejalan,agar ruas jalan tidak terlalu lama terhambat. Sementara disejumlah rumah warga pagi seninnya tim langsung diturunkan kelapangan untuk membersihkan kayu yang menimpa rumahnya.

Dari laporan sementara Rida Ananda jelaskan rumah warga yang terkena musibah angin puting beliung ada sekitar lebih kurang 40 rumah warga, baik yang rusak berat sedang dan ringan. Sementara untuk besar bantuaanya saat ini Sekdako terangkan masih menunggu hasil laporan dari lapangan,berapa yang terkena rusak parah ,sedang dan ringan. Dari hasil laporan tersebut dan hasil rapat koordinasi bersama dinas terkait nantik pemerintah Kota Payakumbuh akan membantu meringankan beban masyarakat, yang rumah nya terkena musibah angin puting beliung baik yang berat,sedang dan ringan.

Melalui dinas terkait, yakni Dinas Sosial Sekdako jelaskan kita telah mendirikan dapur umum dalam membantu menyiapkan makanan bagi pekerja dan juga masyarakat yang terkena musibah. Sementara rumah yang atap sengnya terbang dibawa angin Sekdako sampaikan kita akan usahakan hari ini bisa terpasang lagi,sedangkan bagi rumah yang rusak parah oleh kayu tumbang kita akan efakuasi,dan bersihkan secepatnya.

Berikut komentar Sekdako Rida Ananda

Kadispora Nengsih Pimpin Rapat Cheking Terakhir Persiapan TDS Etape 3

Untuk persiapan akhir TDS stage 3 yang dilepas di Sarasah lembah harau
Lima Puluh Kota,seluruh unsur terkait adakan rapat evaluasi akhir
di aula kantor bupati,Jumat 1 November 2019. Rapat dihadiri seluruh
unsur forkopimda Lima Puluh Kota,Asisten Perekonomian Fitma Indrayeni,
Kapolres Lima Puluh Kota diwakili Kasat Lantas,Kapolres Payakumbuh
diwakili Kabag Ops Basrial.

Disamping itu juga tampak hadir dinas PUPR,BNPB,Kasat Pol PP,Kodim
03/06 Denzipur 2 padang Mengatas serta Wali Nagari yang daerahnya
dilewati oleh peserta pembalap TDS.

Kasat Lantas Lima Puluh Kota dan Kabag Ops Poles Payakumbuh menyampaikan
dimana persiapan untuk etape 3 belum matang,masih banyak yang harus
dikerjakan seperti masih adanya bahu jalan yang harus diperbaiki serta
masih adanya meteril kayu yang mengganggu lintasan yang akan dilalui
pembalap.Melalui dinas terkait pihak pengamanan meminta agar menuntaskan
hal tersebut.

Menyikapi hal tersebut Kadispora Lima Puluh Kota Nengsih kepada media
mengatakan memang masih ada beberapa titik yang harus diperbaiki dan
dibenahi.

Berikut komentar Kadispora Nengsih

SPI Bedah Rumah,Rosma Segra Diami Rumah Barunya

Lembaga Swadaya Masyarakat Sago Peduli Indonesia sesuai dengan yang
diharapkannya yakni membantu perbaikan rumah warga yang kurang mampu,
dengan menghimpun dana dari masyarakat,hal tersebut kini telah
terlaksana. Adapun rumah warga yang diperbaiki yakni warga kecamatan
Lareh Sago Halaban tepat nya nagari Bukit Sikumpar.

Pelaksanaan bedah rumah ini merupakan program pertama yang dilakukan
oleh LSM Sago Peduli Indonesia. Dalam kegiatan sosial ini LSM Sago Peduli
Indonesia tidak pilih-pilih dalam membantu masyarakat,baik itu didaeah
Luak Limopuluah atau daerah luar.

Ketua LSM Sago Peduli Indonesia Bambang Heri saat dihubungi menyampaikan
dimana rumah warga yang dibedah saat ini atas nama Rosma,sebelumnya
kondisi rumah nenek ini cukup memprihatinkan. Melalui sumbangan dari
donatur dan masyarakat Kota Payakumbuh dan Limapuluhkota yang telah
disalurkan ke LSM Sago Peduli Indonesia sehingga rumah nenek Rosma,bisa
dilakukan perbaikan. Saat ini pengerjaan rumah nenek Rosma sudah
mencapai 90%, lebih kurang satu minggu kedepan nenek Rosma sudah bisa
menempati rumahnya yang baru tersebut. Bambang Heri jelaskan ini tak
terlepas dari kerja sama semua pihak,yang saling bantu membantu dan
gotong royong dalam perbaikan rumah nenek Rosma.

Selain rumah nenek Rosma ini kedepan LSM Sago Peduli Indonesia juga
akan memperbaiki salah satu rumah warga Kabupaten Limapuluhkota.Dengan
kepedulian kita semua semoga rumah nenek Pinun kedepan bisa kita
lakukan perbaikan rumah tersebut,dimana saat ini kondisi rumah tersebut
sudah hampir roboh, untuk tetap bisa berdiri rumah nenek Pinun
ditopang agar tidak roboh rumahnya.

Berikut komentar ketua LSM SPI Bambang Heri

Dihibur Artis Minang,TDS di Payakumbuh Tampil Beda Dari Tahun Sebelumnya

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh,
Elfriza Zaharman saat dikonfirmasi oleh media terkait pelaksanaan TDS
di Payakumbuh yang akan berlangsung pada tangga 6 November nantik,
dirinya sampaikan sejauh ini semua tim telah melakukan dan mempersiapkan
segala sesuatunya untuk kelancaran dan suksesnya pelaksanaan TDS etape
V di Kota Payakumbuh.

Elfiza Zaharman sampaikan kita dari Dinas Pemuda dan Olahraga dari
tahun ketahun terus melakukan perbaikan dan perkembangan dari
pelaksanaan TDS ini. Untuk tahun ini kita akan buat pelaksanaan TDS
etape V di Kota Payakumbuh berbeda dari tahun sebelumnya,yakni akan
menampilkan beberapa hiburan kesenian,disamping menampilkan atraksi
terbang pacu itik yang satu-satunya ada didunia ada didaerah kita.

Penampilan hiburan kesenian ini tak lain adalah untuk memeriahkan dan
menghibur para pembalap peserta TDS dan juga masyarakat kita yang
menyaksikan. Untuk memeriahkannya kita akan menampilkan salah satu
artis minang yang berasal dari daerah kita yakni Kintani Putri Medya.
Selain itu Elfiza Zaharman jelaskan kita juga memperlombakan yel- yel para pelajar dalam memeriahkan TDS tahhun ini,dimana masing-masing sekolah akan mengirimkan videonya kepanitia,dan beberapa penampilan seni lainnya.

Berikut komentar Elfiza Zaharman

TDS di Payakumbuh,475 Personil Siap Amankan Etape V TDS 2019

Sebanyak 475 personil gabungan TNI,Polri,Pol PP dan Perhubungan siap
untuk mengamankan dan mensukseskan pelaksanaan Tour de Singkarak di
Kota Payakumbuh. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Kota Payakumbuh
Dony Setiawan melalui Kabag OPS Kompol Basrial usai pelaksanaan rapat
lintas sektoral persiapan dan pengamanan TDS, dilantai dua balaikota
Payakumbuh,Kamis 31 Oktober 2019.

Rapat lintas sektoral dihadiri sekdako Rida Ananda,Asisten I,serta
kepala dinas terkait. Dalam wawancaranya besama awak media Kabag Ops
Kompol Basrial menyampaikan dimana jelang pelaksanaan TDS berlangsung pada 6 November nantik,berbagai presiapan untuk pengamanan sudah dilakukan. Baik itu pengalihan jalan bagi masyarakat serta untuk mobil pemadam kebakaran dan ambulan,begitu juga himbau kepada masyarakat agar tidak melepaskan hewan peliharaaanya pada TDS berlangsung.

Berikut komentar Kabag Ops Kompol Basrial

Dalam wawancara tersebut Sekretaris Daerah Rida Anannda sampaikan,
untuk persisapan pelaksanaan TDS di Payakumbuh hingga saat ini sudah
mencapai 99%,baik sarana prasarananya,pengamanan serta yang lainnya.
Kepada masyarakat Sekdako menghimbau untuk bisa bekerjasama dalam
mensukseskan pelaksanaan TDS tahun ini, dan mari kita saksikan
bersama-sama.

Berikut komentar Sekdako Rida Ananda

Tutup Pelatihan Guru TPQ,Irsyad Syafar,Target Satu Rumah Satu Hafiz

Biro Bina Mental dan Kesra Sekretaris Daerah Propinsi Sumatra Barat adakan pelatihan guru TPQ/ MDTA se Sumatra Barat khusus nya Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluhkota. Kegiatan acara diadakan disalah satu hotel di Kota Payakumbuh selama kurang lebih satu minggu dengan 3 tingkatan. Acara pelatihan ini terlaksana melalui dana pokok pikiran anggota DPRD Propinsi H Irsyad Safar dari fraksi PKS,yang dia perjuangkan di DPRD Propinsi.

Acara pelatihan dimulai dari tanggal 21 dan ditutup 30 Oktober dengan peserta sebanyak kurang lebih 250 guru TPQ/ MDTA dari Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluhkota.

Anggota DPRD Propinsi Irsyad Safar yang sekaligus Wakil Ketua DPRD,
saat dihubungi mengatakan,kegiatan tersebut merupakan salah satu perjuangan dirinya di DPRD Propinsi untuk melatih tenaga guru mengaji. Dengan sasaran bagaimana guru mengaji yang ada di TPA/ MDTA mereka memiliki kemampun yang lebih untuk mereka ajarkan kepada anak didiknya.

Dalam pelatihan yang diadakan dalam 3 tingkatan tersebut, Irsyad Safar
jelaskan disamping diajarkan pengelolaan TPQ dan manajemennya,peserta
juga diajarkan metode hafal Alqru’an,dengan target dan sasaran masing-masing TPQ /MDTA nantik mereka memiliki kelompok tahfidz Alqur’an.
Lebih Jauh Irsyad Safar sampaikan target kita kedepannya Kota Payakumbuh
dan Kabupaten Limapuluhkota masing-masing rumah ada tahfidznya satu
rumah satu hafidznya.

Berikut komentar Irsyad Safar

Langsungkan 2 Rapat Paripurna,DPRD Kota Payakumbuh Sahkan 3 Buah Ranpeda

Selasa 29 Oktober 2019 DPRD Kota Payakumbuh langsungkan dua rapat
paripurna sekaligus dihari yang sama. Adapaun rapat paripurna yang
dilangsungkan, pertama rapat paripurna penyampaian nota keuangan
Walikota Payakumbuh terhadap Ranperda APBD Kota Payakumbuh tahun 2020,
sedangkan yang kedua rapat paripurna pengambilan keputusan terhadap 4
buah ranperda yang sebelumnya tertunda.

Rapat paripurna berlangsung digedung DPRD Kota Payakumbuh,dihadiri
Walikota Riza Falepi,Forkopimda,OPD,Camat dan Kepala Kelurahan
se Kota Payakumbuh.

Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus melalui sambungan telpon
menyampaikan, barusan tadi pagi hingga tengah hari, DPRD Kota
Payakumbuh telah melangsungkan rapat paripurna besama pemerintah Kota
Payakumbuh yang dihadiri oleh Walikota. Pada hari bersamaan kita
melangsungkan dua rapat paripurna sekaligus bersama Walikota.

Yang pertama rapat paripurna penyampaian nota keuangan Walikota
Payakumbuh terhadap Ranperda APBD Kota Payakumbuh tahun 2020. Dengan
telah dilangsungkannya rapat tersebut kedepan DPRD Kota Payakumbuh
akan membahasnya melalui fraksi -fraksi hingga kebanggar nantiknya,
jelang disampaikan ke Walikota.

Sedangkan yang kedua Hamdi Agus jelaskan yakni rapat paripurna
pengambilan keputusan terhadap 4 buah ranperda yang sebelumnya
tertunda. Dari hasil rapat yang dilangsungkan 3 buah ranperda yakni
ranperda sistim pemerintahan berbasis elektronik,ranperda tentang
pengelolaan cadangan pangan, ranperda perubahan ranperda
pengolahan sampah, tiga ranperda ini disahkan untuk dijadikan Peraturan
Daerah Kota Payakumbuh.

Sementara satu ranperda dikembalikan kepemerintah daerah untuk
disempurnakan dan diajukan pada sidang selanjut nya,adapun ranperda
tersebut yakni ranperda sistim organ PDAM Kota Payakumbuh.

Berikut komentar Ketua DPRD Payakumbuh Hamdi Agus

Tercemar, Wabub Limapuluhkota Telusuri Batang Maek

Menyikapi informasi berita yang beredar terkait ikan yang banyak mati
dialiran sungai Batang Maek,yang telah dikunjungi oleh WALHI Sumbar.
Jumat 25 Oktober 2019 Wakil Bupati Limapuluhkota Ferizal Ridwan telusuri
Batang Maek dan lokasi tambang timah yang berada dilokasi tersebut.

Dalam peninjauan tersebut Wakil Bupati turun bersama Dinas Lingkungan
Hidup , Badan SAR Nasional,Camat Pangkalan,Walinagari serta sejumlah
awak media.

Melalui sambungan telpon Wakil Bupati Ferizal Ridwan menyampaikan
dimana dari hasil tinjauan dilapangan ikan yang mati tersebut
berkemungkinan disebabkan ada beberapa faktor. Diantaranya akibat hujan
deras yang membawa material tanah sehingga kondisi air Batang Maek
menjadi keruh,selain itu aliran batang Maek juga dialiri oleh hulu air
yang berbeda,sementara sudah beberapa hari belakang ini air juga sudah
mengalami penyusutan,sehingga material kayu dan batang kayu runcing
banyak yang sudah kelihatan.

Dari temuan dilapangan ikan yang mati itu banyak ikan sisik dan didalam
insangnya banyak diddapati tanah,dan ditubuhnya juga didapati banyak
goresan luka yang berkemungkinan disebabkan kena material kayu yang
tajam dan runcing.

Untuk aliran limbah tambang timah tersebut Wakil Bupati jelaskan
memang ada yang menuju kesungai,namun sudah melalui beberapa kolom
penyaringan,selain itu dari hasil wawancara bersama pihak tambang,
mereka tidak memakai unsur kimia dalam pengolahan. Jelang ada kepastian
apa penyebab kematian ikan ini Wakil Bupati berharap masyarakat untuk
mengurangi memakai air Batang Maek yang dilokasi adanya tercemar dan
juga mengambil ikan yang mati dilokasi tersebut,untuk menghindari kejadian yang tidak kita inginkan.

Berikut komentar Wabub Ferizal Ridwan