Dihibur Artis Minang,TDS di Payakumbuh Tampil Beda Dari Tahun Sebelumnya

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh,
Elfriza Zaharman saat dikonfirmasi oleh media terkait pelaksanaan TDS
di Payakumbuh yang akan berlangsung pada tangga 6 November nantik,
dirinya sampaikan sejauh ini semua tim telah melakukan dan mempersiapkan
segala sesuatunya untuk kelancaran dan suksesnya pelaksanaan TDS etape
V di Kota Payakumbuh.

Elfiza Zaharman sampaikan kita dari Dinas Pemuda dan Olahraga dari
tahun ketahun terus melakukan perbaikan dan perkembangan dari
pelaksanaan TDS ini. Untuk tahun ini kita akan buat pelaksanaan TDS
etape V di Kota Payakumbuh berbeda dari tahun sebelumnya,yakni akan
menampilkan beberapa hiburan kesenian,disamping menampilkan atraksi
terbang pacu itik yang satu-satunya ada didunia ada didaerah kita.

Penampilan hiburan kesenian ini tak lain adalah untuk memeriahkan dan
menghibur para pembalap peserta TDS dan juga masyarakat kita yang
menyaksikan. Untuk memeriahkannya kita akan menampilkan salah satu
artis minang yang berasal dari daerah kita yakni Kintani Putri Medya.
Selain itu Elfiza Zaharman jelaskan kita juga memperlombakan yel- yel para pelajar dalam memeriahkan TDS tahhun ini,dimana masing-masing sekolah akan mengirimkan videonya kepanitia,dan beberapa penampilan seni lainnya.

Berikut komentar Elfiza Zaharman

TDS di Payakumbuh,475 Personil Siap Amankan Etape V TDS 2019

Sebanyak 475 personil gabungan TNI,Polri,Pol PP dan Perhubungan siap
untuk mengamankan dan mensukseskan pelaksanaan Tour de Singkarak di
Kota Payakumbuh. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Kota Payakumbuh
Dony Setiawan melalui Kabag OPS Kompol Basrial usai pelaksanaan rapat
lintas sektoral persiapan dan pengamanan TDS, dilantai dua balaikota
Payakumbuh,Kamis 31 Oktober 2019.

Rapat lintas sektoral dihadiri sekdako Rida Ananda,Asisten I,serta
kepala dinas terkait. Dalam wawancaranya besama awak media Kabag Ops
Kompol Basrial menyampaikan dimana jelang pelaksanaan TDS berlangsung pada 6 November nantik,berbagai presiapan untuk pengamanan sudah dilakukan. Baik itu pengalihan jalan bagi masyarakat serta untuk mobil pemadam kebakaran dan ambulan,begitu juga himbau kepada masyarakat agar tidak melepaskan hewan peliharaaanya pada TDS berlangsung.

Berikut komentar Kabag Ops Kompol Basrial

Dalam wawancara tersebut Sekretaris Daerah Rida Anannda sampaikan,
untuk persisapan pelaksanaan TDS di Payakumbuh hingga saat ini sudah
mencapai 99%,baik sarana prasarananya,pengamanan serta yang lainnya.
Kepada masyarakat Sekdako menghimbau untuk bisa bekerjasama dalam
mensukseskan pelaksanaan TDS tahun ini, dan mari kita saksikan
bersama-sama.

Berikut komentar Sekdako Rida Ananda

Tutup Pelatihan Guru TPQ,Irsyad Syafar,Target Satu Rumah Satu Hafiz

Biro Bina Mental dan Kesra Sekretaris Daerah Propinsi Sumatra Barat adakan pelatihan guru TPQ/ MDTA se Sumatra Barat khusus nya Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluhkota. Kegiatan acara diadakan disalah satu hotel di Kota Payakumbuh selama kurang lebih satu minggu dengan 3 tingkatan. Acara pelatihan ini terlaksana melalui dana pokok pikiran anggota DPRD Propinsi H Irsyad Safar dari fraksi PKS,yang dia perjuangkan di DPRD Propinsi.

Acara pelatihan dimulai dari tanggal 21 dan ditutup 30 Oktober dengan peserta sebanyak kurang lebih 250 guru TPQ/ MDTA dari Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluhkota.

Anggota DPRD Propinsi Irsyad Safar yang sekaligus Wakil Ketua DPRD,
saat dihubungi mengatakan,kegiatan tersebut merupakan salah satu perjuangan dirinya di DPRD Propinsi untuk melatih tenaga guru mengaji. Dengan sasaran bagaimana guru mengaji yang ada di TPA/ MDTA mereka memiliki kemampun yang lebih untuk mereka ajarkan kepada anak didiknya.

Dalam pelatihan yang diadakan dalam 3 tingkatan tersebut, Irsyad Safar
jelaskan disamping diajarkan pengelolaan TPQ dan manajemennya,peserta
juga diajarkan metode hafal Alqru’an,dengan target dan sasaran masing-masing TPQ /MDTA nantik mereka memiliki kelompok tahfidz Alqur’an.
Lebih Jauh Irsyad Safar sampaikan target kita kedepannya Kota Payakumbuh
dan Kabupaten Limapuluhkota masing-masing rumah ada tahfidznya satu
rumah satu hafidznya.

Berikut komentar Irsyad Safar

Langsungkan 2 Rapat Paripurna,DPRD Kota Payakumbuh Sahkan 3 Buah Ranpeda

Selasa 29 Oktober 2019 DPRD Kota Payakumbuh langsungkan dua rapat
paripurna sekaligus dihari yang sama. Adapaun rapat paripurna yang
dilangsungkan, pertama rapat paripurna penyampaian nota keuangan
Walikota Payakumbuh terhadap Ranperda APBD Kota Payakumbuh tahun 2020,
sedangkan yang kedua rapat paripurna pengambilan keputusan terhadap 4
buah ranperda yang sebelumnya tertunda.

Rapat paripurna berlangsung digedung DPRD Kota Payakumbuh,dihadiri
Walikota Riza Falepi,Forkopimda,OPD,Camat dan Kepala Kelurahan
se Kota Payakumbuh.

Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus melalui sambungan telpon
menyampaikan, barusan tadi pagi hingga tengah hari, DPRD Kota
Payakumbuh telah melangsungkan rapat paripurna besama pemerintah Kota
Payakumbuh yang dihadiri oleh Walikota. Pada hari bersamaan kita
melangsungkan dua rapat paripurna sekaligus bersama Walikota.

Yang pertama rapat paripurna penyampaian nota keuangan Walikota
Payakumbuh terhadap Ranperda APBD Kota Payakumbuh tahun 2020. Dengan
telah dilangsungkannya rapat tersebut kedepan DPRD Kota Payakumbuh
akan membahasnya melalui fraksi -fraksi hingga kebanggar nantiknya,
jelang disampaikan ke Walikota.

Sedangkan yang kedua Hamdi Agus jelaskan yakni rapat paripurna
pengambilan keputusan terhadap 4 buah ranperda yang sebelumnya
tertunda. Dari hasil rapat yang dilangsungkan 3 buah ranperda yakni
ranperda sistim pemerintahan berbasis elektronik,ranperda tentang
pengelolaan cadangan pangan, ranperda perubahan ranperda
pengolahan sampah, tiga ranperda ini disahkan untuk dijadikan Peraturan
Daerah Kota Payakumbuh.

Sementara satu ranperda dikembalikan kepemerintah daerah untuk
disempurnakan dan diajukan pada sidang selanjut nya,adapun ranperda
tersebut yakni ranperda sistim organ PDAM Kota Payakumbuh.

Berikut komentar Ketua DPRD Payakumbuh Hamdi Agus

Tercemar, Wabub Limapuluhkota Telusuri Batang Maek

Menyikapi informasi berita yang beredar terkait ikan yang banyak mati
dialiran sungai Batang Maek,yang telah dikunjungi oleh WALHI Sumbar.
Jumat 25 Oktober 2019 Wakil Bupati Limapuluhkota Ferizal Ridwan telusuri
Batang Maek dan lokasi tambang timah yang berada dilokasi tersebut.

Dalam peninjauan tersebut Wakil Bupati turun bersama Dinas Lingkungan
Hidup , Badan SAR Nasional,Camat Pangkalan,Walinagari serta sejumlah
awak media.

Melalui sambungan telpon Wakil Bupati Ferizal Ridwan menyampaikan
dimana dari hasil tinjauan dilapangan ikan yang mati tersebut
berkemungkinan disebabkan ada beberapa faktor. Diantaranya akibat hujan
deras yang membawa material tanah sehingga kondisi air Batang Maek
menjadi keruh,selain itu aliran batang Maek juga dialiri oleh hulu air
yang berbeda,sementara sudah beberapa hari belakang ini air juga sudah
mengalami penyusutan,sehingga material kayu dan batang kayu runcing
banyak yang sudah kelihatan.

Dari temuan dilapangan ikan yang mati itu banyak ikan sisik dan didalam
insangnya banyak diddapati tanah,dan ditubuhnya juga didapati banyak
goresan luka yang berkemungkinan disebabkan kena material kayu yang
tajam dan runcing.

Untuk aliran limbah tambang timah tersebut Wakil Bupati jelaskan
memang ada yang menuju kesungai,namun sudah melalui beberapa kolom
penyaringan,selain itu dari hasil wawancara bersama pihak tambang,
mereka tidak memakai unsur kimia dalam pengolahan. Jelang ada kepastian
apa penyebab kematian ikan ini Wakil Bupati berharap masyarakat untuk
mengurangi memakai air Batang Maek yang dilokasi adanya tercemar dan
juga mengambil ikan yang mati dilokasi tersebut,untuk menghindari kejadian yang tidak kita inginkan.

Berikut komentar Wabub Ferizal Ridwan

Air Batang Maek Tercemar, Ribuan Ikan Mati

Hulu sungai (Batang) Maek yang terletak di Kecamatan Pangkalan Koto
Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat,
tepatnya di Nagari Tanjuang Pauah dan Nagari Tanjuang Balik tercemar,
pencemaran sungai mengakibatkan ribuan ikan mati.
Hulu Batang Maek merupakan salah satu sumber air yang mengisi waduk
PLTA Koto Panjang, dimana waduk tersebut merupakan tempat mencari ikan
oleh nelayan yang mendiami sekitar waduk PLTA Koto Panjang.
Ribuan ikan mati mulai pada Minggu, 20 Oktober 2019, ikan yang mati
mengeluarkan bau busuk menyengat di aliran hulu Batang Maek,
ikan ukuran kecil hingga berukuran lebih satu meter bergelimpangan
di aliran Batang Maek.

Ketua kelompok nelayan Kampung Tarandam Mushadi yang dihubungi melalui
telpon mengatakan, dimana pada pada hari Sabtu para nelayan turun
kebatang air untuk melihat tangkapannya. Saat dilokasi para nelayan
melihat banyak ikan yang mati terapung,dan tidak diketahui penyebabnya.

Sebelumnya pada malam hari, hujun turun sangat deras,nelayang mengira
mungkin karna hujan lebat tersebut karna warna air batang air berubah
menjadi keruh. Untuk keeseokan harinya Mushadi sampaikan nelayan
masih menemukan banyka ikan yang mati,mulai dari ukuran kecil hingga
yang besar- besar.

Melihat kejadian ini nelayan merasa dirugikan karna wilayah tempat
mereka mencari tangkapan ikan, ikannya sudah pada mati.Dari kejadian
itu salah satu nelayan memuat foto ikan yang mati dimedia sosial,hingga
banyak yang bekomentar.

Pada hari rabu 23 Oktober Mushadi sampaikan tim dari Lingkungan Hidup
dari kota padang turun kelapangan untuk melihat secara langsung,sekaligus
mengambil sampel air dan ikan yang mati untuk diuji dilabor,apa
penyebab dari kematian ikan tersebut. Mushadi jelaskan apapun itu
hasil labor,nelayan berharap kejadian ini bisa diselesaikan secepatnya,
karna nelayan sumber mata pencariaanya dari batang air tersebut.

Berikut komentar Mushadi ketua Kelompok Nelayan Kampuang Tarandam

Kena Panah ,Warga Limapuluh Kota Korban Kerusuhan Wamena Tak Miliki Biaya Untuk Pulang

Rian Sanjaya salah seorang warga Kabupaten Lima Puluh Kota tepatnya di
Nagari Sungai Kamuyang Kecamatan Luak,diketahui jadi salah satu korban
kerusuhan yang terjadi di Wamena beberapa waktu lalu. Kabar tersebut
diketahui saat yang bersangkutan telah bisa melakukan kontak dengan
keluarganya dirumah. Dari kabar tersebut istrinya Rian mengabarkan ke
Kantor Wali Nagari untuk bisa dapat bantuan untuk kepulangan suaminya.

Pejabat Wali Nagari Sementara Nagari Sungai Kamuyang Yalbaku Jevino
yang dihubungi melalui telpon, Rabu 23 Oktober 2019 menyampaikan
dimana saat ini Rian Sanjaya asal Tapanuli Selatan dan istrinya orang
Sungai Kamuyang,kondisi kakinya sakit terkena panah saat kerusuhan
di Wamena bulan yang lalu.

Dari hasil kontak melalui telpon gemgam, yang dimiliki Rian,Wali Nagari
jelaskan dimana saat kerusuahn tejadi dirinya lari saat terkena panah
dan saat ini Rian sudah berada ditempat yang aman,salah satu Musholla
yang ada di Lito-Lito Kabupaten Jayapura. Sementara untuk makan dan
minum Rian dibantu oleh masyarakat sekitar,melalui kontak tersebut
Rian berhaap dirinya bisa pulang secepatnya.

Yalbaku Jevino sampaikan dimana dari hasil informasi yang didapatkan
dari propinsi dan perantau di Wamena,tempat dan lokasi Rian saat ini
belum ditemukan dan tim masih mencari keberadaannya. Sekiranya nantik
telah ditemukan,Wali Nagari terangkan kita akan mencarikan dana untuk
kepulangannya,baik melalui donatur dari perantau dan pemerintah
daerah.

Berikut komentar Wali Nagari Yalbaku Jevino

Wawako Erwin Yunas,Dapat Kue Ulang Tahun Dari Awak Media

Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunas dapat kue ulang tahun dari awak media yang bekerja di Kota Payakumbuh dan Limapuluhkota. Kue ulang tahun tersebut disuguhkan saat Wakil Walikota berkunjung ke Balai Wartawan,Senin 21 Oktober 2019. Suasana bertambah ceria saat lantunan lagu ulang tahun dinyanyikan oleh para awak media untuk Wakil Walikota Erwin Yunas,sembari menyampaikan selamat ulang tahun yang ke 48. Dalam merayakan ulang tahun tersebut Erwin Yunas menjamu semua awak media yang hadir di Balai Wartwan untuk makan siang bersama.

Ketua Balai Wartawan Luak Limapuluah, Marjohan mewakili semua jurnalis menyampaikan semoga diusia yang ke 48 ini Wakil Walikota tetap selalu sehat,dimudahkan semua urusan,dan silaturrahim antara pimpinan daerah dengan awak media dapat terus terjalin.

Wakil Walikota Erwin Yunas dalam temu ramah tersebut menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua insan pers baik cetak,daring,tv,radio,dan majalah atas sambutan dan ucapan ulang tahunnya yang ke 48 ini.

Erwin Yunas jelaskan alhamdulillah pertemuan ini bisa dipaskan waktunya,untuk keinginan kita bersama dalam bertemu dan berbagi. Semua ini tak terlepas dari keinginan kita bersama untuk saling menjaga dan memikirkan untuk langkah apa yang kita pikirkan untuk membangun negri ini. Wakil Walikota sampaikan tidak ada artinya seorang Wakil Walikota ataupun Walikota tampa adanya kebersamaan untuk membangun negri ini.

Berikut komentar Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunas

Tegakkan Perda, Pol PP Payakumbuh Tertipkan PKL Yang Jualan Dipinggir Jalan

Dalam menegakkan peraturan daerah, Pol PP Payakumbuh tertipkan Pedagang Kaki Lima yang berjualan diluar ketentuan yang dibolehkan. Adapun PKL yang ditertipkan pedagang yang jualan dipinggir jalan dan trotoar baik yang di jalan Sukarno Hatta serta beberapa titik lainnya.

Kasat Pol PP payakumbuh Devitra melalui sambungan telpon menyampaikan dimana sudah beberapa minggu ini Pol PP telah menertipkan PKL yang jualan diluar jam yang dibolehkan. Devitra sampaikan dari pantauan dilapangan dimana PKL yang berjualan dipinggir jalan tersebut mereka telah memasang dan berjualan dua jam sebelum ketentuan yang dibolehkan. Sehingga hal tersebut mengganggu dari kelancaran arus lalu lintas baik bagi kendraan roda empat dan roda dua.

Sesuai peraturan daerah no 5 tahun 2007 tentang ketertipan umum dimana pedagang dibolehkan berjualan mulai dari jam 4 sore,sementara belakangan ini pedagang tersebut sudah mulai jauh dari jam yang ditentukan. Untuk tidak terjadi hal tersebut Devitra jelaskan dirinya tugaskan anggota Pol PP dibeberapa titik ruas jalan, untuk berjaga -jaga dilokasi tersebut, hingga jam yang dibolehkan untuk berjualan. Bagi pedagang yang tidak mematuhi aturan, Devitra tegaskan PKL tersebut akan dikenakan SP I hingga tindak pidana ringan.

Berikut komentar Devitra Kasat Pol PP payakumbuh

Jumat Berbagi, LSM Sago Peduli Indonesia Bagikan Roti di Mesjid Mukhlisin

Lembaga Swadaya Masyarakat Sago Peduli Indonesia bagikan roti kepada jemaah sholat jumat di Mesjid Mukhlisin Daya Bangun Kota Payakumbuh. Kegiatan ini merupakan yang ketiga kali diadakan oleh LSM Sago Peduli Indonesia dalam program kegiatan Jumat berbagi.

Ketua LSM Sago Peduli Indonesia Bambang Heri melalui sambungan telpon Jumat 18 Oktober 2019 menyampaikan dimana kegiatan ini baru diangkat oleh lembaganya. Pertama diadakan dimesjid Raya Batang Tabik, kedua Mesjid Muslimin dan ketiga Mesjid Mukhlisin.

Sebelumnya Bambang jelaskan lembaganya banyak membantu pada kegiatan pemuda,baik dikegiatan olah raga dan yang lainnya. Selain itu juga mengumpulkan dana untuk masyarakat yang membutuhkan. Dalam kegiatan sosial ini Bambang sampaikan lembaga tidak ada pilih-pilih.

Pada kegiatan jumat berbagi di Mesjid Mukhlisin Bambang sampaikan dirinya serta temannya juga mengumpulkan dana untuk perbaikan rumah warga bukit sikumpar,dimana kondisi rumah tersebut tidak layak huni. Melalui dana yang disalurkan oleh para donatur melalui lembaganya Bambang jelaskan rumah nenek tersebut akan diperbaiki hingga layak huni.

Berikut komentar ketua LSM Sago Peduli Indonesia