AudioKota PayakumbuhNasionalSafasindo NewsSumbar

Kerjasama Dengan Kementrian BUMN, Hj Nevi Zuairina Adakan Sosialisasi Peran IFG Kepada UMKM Limapuluh Kota

1 Mins read

Keseriusan Hj. Nevi Zuairina Anggota DPR RI yang berada di Komisi VI dalam membantu tumbuh kembangkan UMKM di Sumatra Barat, kian hari terus dilakukan oleh Hj. Nevi Zuairina. Berbagai kegiatan telah dilakukan, diantranya melakukan pelatihan serta melakukan sosialisasi peran Indonesia Financial Group (IFG) kepada UMKM, seperti yang diadakan di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Pada kegiatan sosialisasi tersebut Hj. Nevi Zuarina kerjasama dengan Kementrian BUMN menghadirkan 4 perusahaan yang akan menjelaskan peran IFG bagi UMKM, Askrindo, Jamkrindo, Jasa Raharja dan Asuransi Jasindo.

Kegiatan tersebut diadakan di Kampuang Sarosah Kecamatan Harau, dihadiri sebanyak kurang lebih 50 peserta yang berasal dari 13 Kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota, Jumat 24 September 2021.

Acara dibuka oleh Hj. Nevi Zuarina melalui zoom. Dalam sambutannya Nevi Zuairina sampaikan dirinya berharap agar pelaku UMKM bisa memamfaatkan kegiatan acara sosialisasi ini. Melalui materi yang diberikan oleh narasumber, Nevi Zuarina berharap kedepan para pelaku UMKM bisa lebih tau dan faham terkait produk dari asuransi dalam penjaminan di masyarakat.

Ketua Yayasan Mandiri Sumatra Barat Erwan sebagai pengelola acara tersebut mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan sosialisasi peran IFG dan anak perusahaan dalam menyediakan produk asuransi dan penjaminan di masyarakat. Dalam kegiatan ini Erwan katakan kita melakukan kerjasama dengan Kementrian BUMN dalam menghandel kegiatan acara ini.

Erwan jelaskan kegiatan ini merupakan bentuk konsisten Ibuk Hj. Nevi Zuairina dalam persoalan UMKM dan ini menjadi branding oleh dirinya yang disebut Ibu Keluarga yang Relegius dan peduli kepada UMKM dan Kelompok Tani.

Erwan katakan di Limapuluh Kota sangat terkenal dengan desnitasi pariwisatanya, untuk menunjang faktor wisata tersebut maka tentu ada giat UMKM nya. Fokus pada UMKM ini untuk menunjang pariwisata di Limapuluh Kota.

Adapun target dari kegiatan ini, Erwan terangkan pertama kita ingin memberikan pencerahan kepada pelaku UMKM itu sendiri, selanjutnya memotifasi dengan cara perobahan pola pikir atau mindset dari pelaku UMKM atau UKM untuk senantiasa berbuat untuk berbagi.

Dapat kita ketahui dimana pelaku UMKM ini merupakan ruh atau titik yang sangat dibutuhkan oleh negara untuk peningkatan kesetaraan dan peningkatan ekonomi rakyat. Walaupun dimasa pandemi ini, pemerintah tetap memberikan perhatian yang serius kepada pelaku UMKM.

Melalui kegiatan ini Erwan berharap, pelaku UMKM memiliki cara pikir yang bagus dalam pengelolaan usahanya kemudian mampu meningkatkan produk usahanya sendiri. Selanjutnya agar ada jaminan bagi pelaku usaha, Erwin katakan pelaku UMKM bisa bergabung dengan anak perusahaan dari IFG ini.

Berikut komentar Erwan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *