AudioKota PayakumbuhSafasindo NewsSumbar

KPID Sumbar Langsungkan Rakor Penyiaran Pilkada Serentak Melalui Virtual

1 Mins read

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sumatra Barat adakan Rapat Koordinasi Pilkada Serentak tahun 2020 secara virtual. Acara kegiatan diadakan di KPID Sumbar, diikuti kurang lebih 30 media dari Televisi dan Radio Sesumatra Barat, melalui aplikasi zoom, Selasa 15 Februari 2020.

Kegiatan Rakor dihadiri 3 narasumber dari KPID diantaranya, Jimmy Syah Putra Ginting,Robert Cenedi dan Yumi Ariyati.

Komisioner KPID Sumbar Jimmy Syah Putra jelaskan, mengingat kondisi saat ini kita disituasi pandemi, maka kita langsungkan kegiatan Rakor melalui virtual. Adapun materi yang disampaikan yakni Optimalisasi Peran Media Penyiaran Di Tengah Pandemi. Jimmy katakan seluruh media baik TV dan Radio semuanya bisa beperan untuk memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat dan akurat.

Dalam penyelenggaraan pilkada tahun 2020 ditengah kondisi pandemi, Jimmy berharap lembaga penyiaran dapat menjadi bagian dari instrumen memperkuat demokrasi dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas partisipasi pemilih.

Sementara Yumi Ariyati Wakil Ketua KPID Sumbar sekaligus anggota Bidang Perizinan sampaikan, terkait radio yang belum ada izinnya untuk tidak berebut kue pilkada. Dirinya berharap radio tersebut untuk bersabar dan mendahulukan yang telah ada izinnya.

Komisioner Pengawasan Isi Penyiaran Robert Cenedi dalam Rakor tersebut menjelaskan dimana saat ini ada sekitar 6 negara yang melangsungkan Pilkada dimasa pandemi. Dua negara gagal untuk melangsungkan Pilkada, karna partisipasi pemilu menurun, yakni negara Perancis dan Mali.

Sebaliknya di Korea Selatan partisipasi pemilu lokal naik dari sebelumnya, Robert katakan disini Korea memamfaatkan seluruh media untuk mensosialisasikan pilkadanya termasuk Radio. Semua media meyampaikan dan memberikan semangat kepada masyarakat untuk datang ke TPS, memberikan kabar baik dan tidak kabar pertakut.

Dimasa New Normal ini, Robert jelaskan catatan kita di Sumbar, secara umum disimpulkan, kita melihat masih banyak masyarakat yang tidak melakukan protokol kesehatan, dengan kondisi ini bagaimana pilkada nantik. Dalam hal ini Robert katakan, peranan media sangat penting, untuk memberikan informasi kepada masyarakat dimana pilkada nantik aman, dengan catatan mematuhi protokol kesehatan.

Disaat pandemi ini TV dan Radio sangat dipercayakan untuk sarana pilkada dan menyampaikan berbagai informasi terkait perjalanan pilkada tersebut. Dalam hal ini media sangat perlu lakukan cek and ricek untuk memastikan akurasi informasi, dalam menyajikan berita jangan ada yang dirugikan, kita harus jadi media pendidikan politik.

Robert katakan media harus adil dan berimbang beritanya. Untuk iklan kampanye itu telah diatur oleh KPU serta berapa durasi dan spotnya. Robert berharap media TV dan Radio jangan ada yang melanggar aturan dan menayangkan iklan sebelum masanya.

Berikut komentar Robert Cenedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *