AudioSafasindo News

KPU Limapuluh Kota Langsungkan Bimtek PPK-PPS

1 Mins read

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Limapuluh Kota, melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) verifikasi faktual dukungan pasangan bakal calon jalur perseorangan, baik itu gubernur dan wakil gubernur maupun bupati dan wakil bupati dalam Pemilihan Serentak 2020.

Komisioner KPU Limapuluh Kota, Amfreizer saat dihubungi Selasa 22 Juni mengatakan, selama tiga hari ini kita melakukan bimtek. Hari pertama Senin kemaren kita melakukan Bimtek di Kecamatan Kapur IX dan hari ini Kecamatan Situjuah dan hari besok Kecamatan Suliki.

Amfreizer jelaskan awalnya Bimtek ini akan diadakan dengan mengundang semua PPK danPPS disatu tempat, karna kondisi saat ini pandemi Covid-19, maka bimtek diadakan dimasing-masing Kecamatan. Sesuia kondisi saat ini Amfreizer katakan Bimtek diadakan dengan protokol kesehatan, jika pesertanya banyak di Kecamatan tersebut maka acara dibuat 2 sesi dan masing-masing komisioner menghandel satu Kecamatan.

Amfreizer sampaikan setidaknya ada tiga poin yang akan diperiksa saat verifikasi faktual nantinya yaitu Kartu Tanta Penduduk Eletronik (KTP-El), pekerjaan, dan memastikan dukungannya terhadap pasangan bakal calon.

Pemeriksaan itu untuk memastikan kesamaan KTP-El dengan pemiliknya, namun jika yang bersangkutan tidak memiliki KTP-El, maka dapat menggunakan Kartu Keluarga atau surat keterangan yang dikeluarkan oleh dinas terkait yang dapat digunakan.

Untuk pekerjaan, guna memastikan yang bersangkutan berprofesi sebagai anggota TNI atau Polri aktif atau ASN. Jika yang bersangkutan anggota TNI, Polri aktif atau ASN maka dukungan tersebut tidak memenuhi syarat. Begitu juga bagi penyelenggara pemilihan, kepala desa atau nagari, maupun perangkat desa atau nagari, maka dukungannya juga dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Setelah Bimtek ini, selanjutnya peserta Bimtek akan turung kelapangan dan melakukan tugasnya sesuai yang telah diberikan pada acara Bimtek. Jelang turun kelapangan Amfreizer katakan setidaknya ada 3 langkah yang harus dilakukan oleh PPS, pertama melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat, bahwa mereka akan turun kelapangan menemui pemilih. Selanjutnya melakukan koordinasi dengan PPL, tahap pengawasan verifikasi faktual. Terakhir melakukan koordinasi dengan LO atau tim pemenangan calon perseorangan.

Berikut komentar Amfreizer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *