AudioKota PayakumbuhSafasindo NewsSumbar

Lakukan Pengawasan Pangan Selama Ramadhan, BPOM Payakumbuh Temukan 6 Sampel Makanan Bahan Berbahaya

1 Mins read
Kepala Loka POM Payakumbuh Iswandi

Guna mengantisipasi terjadinya bahan makanan yang beredar ketengah masyarakat yang tidak baik dikomsusi di Bulan Ramadhan dan Hari Raya,BPOM Payakumbuh lakukan pengawasan ke 4 daerah yang jadi wilayah kerjanya. Adapun 4 daerah tersebut yakni Kota Bukittinggi,Kabupaten Agam,Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota.

Kepala Loka POM Payakumbuh Iswandi dalam jumpa pers bersama awak media, Senin 10 Mei 2021 diaula kantornya mengatakan, ada tiga poin pengawasan yang kita lakukan. Kegiatan dilakukan mulai dari tanggal 5 April hingga 21 Mei 2021.

Adapun pengawasan yang dilakukan, pertama sarana distribusi pangan. Pada pengawasan ini BPOM melakukan kedistributor, toko, supermarket, hypermarket, pasar tradisional,maupun pembuat dan penjual parsel. Dari pengawasan yang dilakukan hingga 10 Mei 2021 telah diperiksa sebanyal 34 sarana, hasilnya 18 sarana tidak memenuhi ketentuan.

Pada sarana tersebut Iswandi jelaskan ada 2 item ditemukan tampa izin edar, 24 item item pangan kadarluwarsa dan 25 item pangan rusak kemasan. Dibanding tahun sebelumnya pada 2021 ini ada penurunan sarana yang tidak memenuhi ketentuan sebanyak 4.9%.

Pada pengawasan kedua yang kita lakukan yakni pangan buka puasa atau takjil, Iswandi sampaikan kita dari 4 Kabupaten / Kota yang kita lakukann pengawasan, dari 164 sampel takjil yang diperiksa, 6 sampel tidak memenuhi ketentuan. Dari sampel ini BPOM menemukan ada mengandung bahan berbahaya Rhodium B pada pangan buka puasa kolak dalimo. Terkait temuan ini petugas telah menindak lanjuti bersama dengan lintas sektor terkait.

Terakhir yang ketiga Iswandi sampaikan kita menghimbau dan mengajak kepada yang akan membuat parsel agar bisa memilih produk pangan yang baik, tidak habis masa waktu edarnya. Kepada masyarakat Iswandi sampaikan agar selalu berhati-hati dalam membeli dan memilih bahan pangan yang akan kita komsumsi. Hal tersebut dilakukan agar kita terhindar dari bahaya, dari zat makanan tersebut.

Komentar Iswandi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *