AudioKota PayakumbuhSafasindo News

Panen Bawang Merah Menguntungkan, Keltan Lindiang Sipaku Akan Perluas Lahan Kelompok

1 Mins read

Ditengah wabah Pandemi Covid-19 melanda daerah saat ini, kondisi tersebut tidak mengurangi semangat anggota Keltan Lindiang Sipaku untuk berkatifitas diladang. Sebaliknya, virus corona makin membangkitkan gairah mereka bercocok tanam bawang.

Dalam rentang waktu lebih kurang 70 hari, petani di Kelurahan Sawah Padang Aur Kuning (Sipaku ), Kecamatan Payakumbuh Selatan, sukses memanen bawangnya.

Ketua kelompok Dt. Rajo Endah saat dihubungi Sabtu pagi 20 Juni mengatakan, Alhamdulillah hasil panen kita memuaskan, kendati kemaren ini ada musim penghujan, tapi tidak terlalu mempengaruhi dari hasil panennya.

Dari luas lahan lebih 1 H, tahun ini kelompok telah bisa memanen bawang sebanyak kurang lebih 18 ton. Untuk pemasarannya Dt. Rajo Endah jelaskan saat ini kita masih menjualnya didaerah kita baru. Kedepan ketua kelompok sampaikan kita akan memasarkannya kedaerah Riau. Untuk kerjasama sudah dilakukan dengan sejumlah toke di Riau dan beberapa pasar lainnya. Contoh hasil panen telah dikrimkan kemasing-masing toke tersebut, Dt. Rajo Endah katakan saat ini kita menunggu jawaban dari mereka.

Untuk bentuk hasil panen Dt. Rajo Endah sampaikan bawang yang kita hasilkan cukup bisa bersaing dipasaran. Hal ini karna ada kecocokan dengan lahan tanah yang ada didaerah kita.

Dibanding dengan hasil panen padi, Dt. Rajo Endah jelaskan tanaman bawang ini lebih menguntungkan hasilnya, apalagi areal persawahan tersebut airnya tadah hujan. Kedepan melihat prospek tanaman ini bisa menguntungkan petani, Dt. Rajo Endah jelaskan, secara berlahan kita akan mengajak dan merangkul petani lain untuk lakukan tanam bawang dan kelompok juga akan memperluas lahannya dari 1 hektar menjadi 2 setidaknya 1,5 hektar. Alhamdulillah, dari sejauh ini yang dilakukan oleh kelompok, hasil panen bawang ini sangat membatu dari kebutuhan sehari-hari.

Berikut komentar Dt. Rajo Endah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *