AudioKota PayakumbuhSafasindo NewsSumbar

Pantau Kegiatan Program Prajurit Produktif, Ini Pesan Danrem Purmanto Kepada Koptan Bakuang Jaya Koto Panjang Dalam

1 Mins read

Danrem 032/Wbr Kodam I/Bukit Barisan Brigjen TNI Purmanto pantau langsung terkait kegiatan Prajurit Produktif dan Kampung Pancasila yang dilaksanakan oleh Dandim 0306/50 Kota di Kelurahan Koto Panjang Dalam Kecamatan Latina, Kamis 15 September 2022.

Turut hadir diacara tersebut Wakil Walikota Payakumbuh H. Erwin Yunaz, Dandim 0306/50 Kota serta jajaran,Kapolres Kota Payakumbuh serta jajaran, Kesbangpol, Camat Kecamatan Latina serta jajaran,Tokoh masyarakat dan anggota kelompok tani Bakuang Jaya Koto Panjang Dalam.

Brigjen TNI Purmanto saat memantau langsung kelapangan dirinya apresiasi terkait trobosan dan inofasi yang dilakukan oleh kelompok tani yang berada di Kampung Pancasila, yang membuat pupuk kompos untuk mengganti pupuk kimia.

Saat dikonfirmasi oleh Brigjen TNI Purmanto kepada Ketua Koptan Bakuang Jaya terkait bedanya dengan pupuk bahan kimia, Beni jelaskan perbandingannya cukup banyak dari harganya. Untuk 1 kg pupuk baik yang buatan dan dari bahan kimia, itu bisa digunakan untuk 80 hingga 100 pokok tanaman. Namun disisi harga kita menang yang dari pupuk buatan dengan harga yang sangat terjangkau antara Rp.1500 hingga Rp.2000 perkilonya. Sementara kalau kita beli pupuk yang dari bahan kimia harganya bisa mencapai hingga Rp.10.000 perkilonya.

Terkait apa yang dilakukan ini, Brigjen TNI Purmanto kepada media mengatakan dirinya apresiasi apa yang telah dilakukan ini. “Dalam dinas kerja yang saat ini bertugas di Danrem 032/Wbr Kodam I/Bukit Barisan, Kita mempunyai program yakni Pemberdayaan Prajurit dan masyarakat produktif. Intinya bagaimana kegiatan ini dikolaborasikan antara prajurit TNI bersama komponen masyakat diwilayah binaannya,” kata Purmanto.

Purmanto jelaskan, apa yang telah dilakukan ini dengan memberdayakan kotoran hewan yang ada dilingkungan sekitar dan dijadikan untuk kebutuahan pupuk lahan pertanian, ini sangat membantu ditengah kondisi saat ini kesedian pupuk yang langka.

Kepada kelompok tani dan masyarakat lainnya kita berharap agar mereka ini selalu melakukan inofasi dan kreatifitas. Baik itu dalam memamfaatkan lahan yan kosong serta membaca peluang usaha dibidang pertanian ini. Jadi petani kita jangan minder, karna banyak diluar sana petani itu mereka sukses dengan apa yang mereka lakukan.

Berikut komentar Purmanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *