Sumbar

Sayang Tapi Gengsi

1 Mins read

Setiap pernikahan tidak selalu bicara soal kebahagiaan. Perselisihan dan perdebatan juga akan muncul baik dari hal yg krusial maupun hal spele sekalipun. Mungkin kebanyakan orang bilang itu adalah bumbu dari rumah tangga. Ya, sayapun juga setuju dengan hal tersebut. Tapi, kalau takaran bumbu yang berlebihan tentu juga terasa tidak akan enak bukan? Nah, disini yang menjadi titik permasalahannya bagaimana cara kita untuk membuatnya menjadi pas dan enak untuk dinikmati. Seperti makanan saja ya?? Iya, begitulah adanya.
Permasalahan dalam rumah tangga itu beragam, mulai dari masalah ekonomi, anak, perbedaan prinsip, kurangnya perhatian, bahkan makananpun tak luput menjadi bahan permasalahan. Begitulah hal yang harus kita lalui dalam berumah tangga. Bukan berati ada kerikiril kecil yang menghadang, kita pulang dan balik kanan. Rumah tangga itu adalah perjuangan yang di dalamnya ada banyak pahala dan dosa yang berdampingan. Bisa dikatakan ladang pahala yang sangat panjang, juga bisa dibilang sengsara yang berkepanjangan. Nah, yang jadi pertanyaannya kita pilih yang mana?

Ketika kita mengahadapi permasalahan di rumah tangga, yang kita cari bukanlah siapa yang benar atau salah tapi mencari solusi terbaiknya. Caranya bagaimana? Sulit sekali untuk tidak berdebat, namun bisa kalau mau mencoba. Nah, mari coba kita praktekkan:

  1. Ketika salah satu dari kita menjadi air yang mendidih, yang satu lagi cukup jadi es batu yang kaku dan dingin. Maksudnya apa? Lebih baik diam tidak usah menjawab.
  2. Tarik nafas panjang lalu buang, pengaturan pernafasan membantu otak kita untuk berpikir lebih tenang dan positif.
  3. Perbanyak istighfar, karena setan senang melihat pasangan suami istri bertengkar.
  4. Minta maaflah walau bukan kita yang salah. Kebanyakan dari kita gengsi untuk minta maaf duluan, minta maaf bukan berarti salah dan kalah.
  5. Ingat kembali masa indah bersama pasangan, karena itu bisa menjadi perekat kemesraan.
    Memang segala sesuatunya tidak semudah yang dituliskan, butuh proses untuk melakukan dan membiasakannya. Namun, bukan berarti tidak bisa bukan?? Semoga setiap permasalahan di dalam rumah tangga, bisa kita selesaikan dengan baik tanpa menyalahkan satu sama lain, karena dalam rumah tangga aku adalah kamu, kamu adalah aku, dan aku dan kamu adalah kita untuk selamanya.

Writer: Ammy yola

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *