AudioKota PayakumbuhSafasindo News

Suwandel Mukhtar Pejabat Pertama di Payakumbuh Yang Disemayamkan Di Depan Kantor Walikota

1 Mins read

Pada tanggal 28 September masyarakat Payakumbuh berduka , kenapa tidak sekitar pukul 15.30 orang no 2 atau Wakil Walikota Payakumbuh periode 2012-2017 Suwandel Muchtar menghembuskan nafas terakhirnya. Suwandel Muchtar tutup usia diumur lebih kurang 68 tahun.

Menjelang dimakamkan ditempat makam keluarga pada hari Kamis 29 September 2022, Almarhum dibawa singgah ke Kantor Walikota untuk lakukan upacara penghormatan terakhir kepada beliau. Kegiatan upacara ini baru pertama diadakan dilingkungan pejabat Pemerintah Kota Payakumbuh.

Amriul Dt. Karayiang salah satu tokoh masyarakat Kota Payakumbuh saat dihubungi mengatakan, benar ini pejabat pertama yang disemayamkan di Balaikota. Sebelumnya juga ada pejabat Kota Payakumbuh yang meninggal, namun karna Almarhum adalah pejabat Legislatif maka acara diadakan di Gedung DPRD.

Suwandel Muchtar lahir pada 16 November 1954 silam, Almarhum adalah seorang birokrat, politikus, dan dosen Indonesia. Sebelum masuk dunia politik, Almarhum lama berkarir sebagai PNS di Universitas Negeri Padang, terakhir sebagai Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan UNAND.

Putra Koto Nan Ompek itu wafat meninggalkan 1 istri dan 3 orang anak. Jenazah dikebumikan di komplek pemakanan keluarga di lingkungan Piliang, Kelurahan Padang Tinggi Piliang, Kecamatan Payakumbuh Barat.

Pada acara beri penghormatan terakhir untuk Almarhum, sejumlah tokoh masyarakat Kota Payakumbuh dan Limapuluh Kota datang ke Kantor Walikota. Diantaranya Mantan Wali Kota Payakumbuh Periode 2012-2022 Riza Falepi, Mantan Wali Kota Payakumbuh Periode 2002-2012 Josrizal Zain, Mantan Bupati Limapuluh Kota Periode 2016-2021 Irfendi Arbi, Mantan Wakil Wali Kota Bukittinggi Irwandi Dt. Batujuah yang juga Mantan Sekda Kota Payakumbuh, pensiunan ASN, ASN, Ketua MUI Erman Ali dan tokoh masyarakat lainnya.

Mewakili keluarga, DR. Afriwaldi menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan almarhum semasa hidupnya dan berharap keikhlasan hati masyarakat untuk memaafkannya.

Atas ungkapan tersebut, Dafrul Pasi selaku Plt Sekda dan sekaligus mewakili Pj. Walikota kita sama-sama dan memaafkan Almarhum. Kami rasakan kesedihan yang mendalam atas kepergian orang tua yang pernah menjabat dengan gaya kepemimpinannya yang kebapakan, humble, dan mudah bergaul serta ramah kepada semua orang tampa memandang kaya atau miskin.

Dafrul Pasi jelaskan, semasa Alamrhum sakit sebaghagian ASN telah datang menjenguk namun tidak semuanya. Kepada pihak keluarga kami minta maaf, karna tugas dan kesibukan yang takbisa ditinggalkan jadi tidak semuanya bisa hadir untuk melihat Almarhum waktu sakit.

“Kami ucapkan terimakasih kepada pihak keluarga yang telah memberikan waktu untuk Almarhum singgah ke Balai Kota, untuk langsungkan upacara memberikan penghormatan terakhir kepad Beliau,”kata Dafrul Pasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *