PBI Dinonaktifkan, Ini Komentar Efriza Naldi Terkait Pelayanan di Rumah Sakit

Terkait informasi dari Kementrian Sosial yang menonaktifkan kepersetaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), yang secara nasioanal terdapat sekitar 5,2 juta orang, dan untuk Kota Payakumbuh terdapat 1.484 kepersetaan,menyikapi hal tersebut Direktur Utama Rumah Sakit Umum Adnan WD Efriza Naldi sampaikan, sejauh ini pihak rumah sakit masih melayani pasien yang menggunakan kartu tersebut.

Dalam keterangannya saat dihubungi melalui sambungan telpon Jum’at siang 9 Agustus 2019,Efriza Naldi jelaskan sesuai informasi yang beredar diberbagai media kita memang melihat dan membaca informasi tersebut, namun saat ini kita belum mendapat keterangan yang pasti dari dinas tekait, siapa saja warga Payakumbuh yang dinonaktifkan kepersetaannya.

Saat ini pihak rumah sakit masih melayani, Efriza Naldi samapaikan, sepanjang pasien tersebut masih memenuhi persaratan- persaratan dari BPJS,rumah sakit wajib melayani namun sebaliknya jika tidak memenuhi persaratan dari BPJS, maka pihak rumah sakit tidak bisa melayani dengan aturan BPJS,namun untuk pasien umum rumah sakit tetap akan melayani.

Berikut komentar Efriza Naldi