Tercemar, Wabub Limapuluhkota Telusuri Batang Maek

Tercemar, Wabub Limapuluhkota Telusuri Batang Maek

Menyikapi informasi berita yang beredar terkait ikan yang banyak mati
dialiran sungai Batang Maek,yang telah dikunjungi oleh WALHI Sumbar.
Jumat 25 Oktober 2019 Wakil Bupati Limapuluhkota Ferizal Ridwan telusuri
Batang Maek dan lokasi tambang timah yang berada dilokasi tersebut.

Dalam peninjauan tersebut Wakil Bupati turun bersama Dinas Lingkungan
Hidup , Badan SAR Nasional,Camat Pangkalan,Walinagari serta sejumlah
awak media.

Melalui sambungan telpon Wakil Bupati Ferizal Ridwan menyampaikan
dimana dari hasil tinjauan dilapangan ikan yang mati tersebut
berkemungkinan disebabkan ada beberapa faktor. Diantaranya akibat hujan
deras yang membawa material tanah sehingga kondisi air Batang Maek
menjadi keruh,selain itu aliran batang Maek juga dialiri oleh hulu air
yang berbeda,sementara sudah beberapa hari belakang ini air juga sudah
mengalami penyusutan,sehingga material kayu dan batang kayu runcing
banyak yang sudah kelihatan.

Dari temuan dilapangan ikan yang mati itu banyak ikan sisik dan didalam
insangnya banyak diddapati tanah,dan ditubuhnya juga didapati banyak
goresan luka yang berkemungkinan disebabkan kena material kayu yang
tajam dan runcing.

Untuk aliran limbah tambang timah tersebut Wakil Bupati jelaskan
memang ada yang menuju kesungai,namun sudah melalui beberapa kolom
penyaringan,selain itu dari hasil wawancara bersama pihak tambang,
mereka tidak memakai unsur kimia dalam pengolahan. Jelang ada kepastian
apa penyebab kematian ikan ini Wakil Bupati berharap masyarakat untuk
mengurangi memakai air Batang Maek yang dilokasi adanya tercemar dan
juga mengambil ikan yang mati dilokasi tersebut,untuk menghindari kejadian yang tidak kita inginkan.

Berikut komentar Wabub Ferizal Ridwan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *