AudioSafasindo News

Tuntut Nagari Defenitif, DPRD Limapuluhkota Sepakati Lima Point Hasil Audiensi Bersama Masyarakat Hulu Aie

1 Mins read

Ratusan masyarakat Hulu Aie, Nagari Harau Kecamatan Harau, datangi kantor DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota. Hal tersebut dilakukan untuk menuntut keberadaan daerah Hulu Aie menjadi Nagari Defenitif dan terlepas dari nagari induk Nagari Harau. Tuntan ini sudah berjalan 2 kali, pertama tahun 2013 dan saat ini 2020.

Kedatangan masyarakat Hulu Aie disambut Ketua DPRD bersama dua wakil pimpinan,anggota DPRD,sekwan serta pegawai DPRD lainnya.

Dalam orasinya salah satu tokoh masyarakat Hulu Aie dihadapan Pimpinan DPRD Limapuluhkota, Adrison Dt. Gadiang sampaikan, masyarakat Hulu Aie meminta DPRD untuk memproses Hulu Aie menjadi Nagari Defenitif, sebelum keputusan dan kesepakatan terjadi, masyarakat akan berada di Gedung DPRD ini hingga kesepakatan terjadi untuk menjadikan Hulu Aie jadi nagari defenitif.

Menyikapi Hal tersebut Ketua DPRD Limapuluhkota bersama wakil pimpinan serta beberapa anggota DPRD lainnya, sepakat untuk lakukan dialog bersama perwakilan masyarakat Hulu Aie untuk mencarikan suatu kesepakatan bersama, terkait keinginan masyarakat Hulu Aie.

Dari pertemuan yang berlangsung diruang sidang DPRD selama kurang lebih satu setengah jam, DPRD serta tokoh masyarakat Hule Aie sepakati 5 point kesepakatan bersama, untuk langkah terkait dengan permasalahan keinginan masyarakat Hulu Aie menjadi Nagari Defenitif.

Adapun kesepakatan tersebut, pertama pimpinan DPRD akan meminta Komisi I untuk melakukan pertemuan dengan OPD terkait, sekaligus membentuk Tim Kajian guna mempersiapkan bahan yang akan disampaikan pada pertemuan dengan Pemerintah Propinsi Sumatra Barat.

Adapun yang kedua, Tim Kajian dimaksud akan mengkaji terkait dengan usulan masyarakaata Hulu Aie terhadap potensi Nagari Persiapan Hulu Aie, selanjutnya kajian terhadap penggabungan antara jorong-jorong lain, yang dimungkinkan sesuai dengan aturan yang berlaku demi pelayanan yang efektif dan efesian, terakhir kajian terhadap usulan Nagari Strategis/ Desa Strategis.

Kesepakatan yang ketiga, Pimpinan DPRD akan ikut serta pada pertemuan dengan Pemerintah Propinsi Sumatra Barat, yang keempat meminta kepala daerah atau Bupati untuk memfasilitasi sekaligus menghadiri pertemuan dengan Pemerintah Propinsi. Terakhir kesepakatan bersama tersebut, setiap proses pertemuan untuk dapat mengikutsertakan tokoh masyarakat atau Nagari Persiapan Hulu Aie.

Berikut komentar Ketua DPRD Deni Asra

Related posts
AudioKota PayakumbuhSafasindo NewsSumbar

Mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh Gelar Aksi Demo Penolakan RUU HIP dan Omnibus Law

1 Mins read
Sebanyak kurang lebih seratus mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh di Tanjung Pati Kabupaten Limapuluh Kota gelar aksi demo penolakan RUU Haluan Ideologi…
Safasindo News

Tingkatkan SDM Generasi Muda,Zukron Adakan Pelatihan Teknisi HP

1 Mins read
Sebanyak 15 orang generasi muda ikuti pelatihan teknisi HP. Kegiatan acara diadakan di Jorong Lareh Nan Panjang Nagari Labuah Gunuang Kecamatan Lareh…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *