Air Batang Maek Tercemar, Ribuan Ikan Mati

Air Batang Maek Tercemar, Ribuan Ikan Mati

Hulu sungai (Batang) Maek yang terletak di Kecamatan Pangkalan Koto
Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat,
tepatnya di Nagari Tanjuang Pauah dan Nagari Tanjuang Balik tercemar,
pencemaran sungai mengakibatkan ribuan ikan mati.
Hulu Batang Maek merupakan salah satu sumber air yang mengisi waduk
PLTA Koto Panjang, dimana waduk tersebut merupakan tempat mencari ikan
oleh nelayan yang mendiami sekitar waduk PLTA Koto Panjang.
Ribuan ikan mati mulai pada Minggu, 20 Oktober 2019, ikan yang mati
mengeluarkan bau busuk menyengat di aliran hulu Batang Maek,
ikan ukuran kecil hingga berukuran lebih satu meter bergelimpangan
di aliran Batang Maek.

Ketua kelompok nelayan Kampung Tarandam Mushadi yang dihubungi melalui
telpon mengatakan, dimana pada pada hari Sabtu para nelayan turun
kebatang air untuk melihat tangkapannya. Saat dilokasi para nelayan
melihat banyak ikan yang mati terapung,dan tidak diketahui penyebabnya.

Sebelumnya pada malam hari, hujun turun sangat deras,nelayang mengira
mungkin karna hujan lebat tersebut karna warna air batang air berubah
menjadi keruh. Untuk keeseokan harinya Mushadi sampaikan nelayan
masih menemukan banyka ikan yang mati,mulai dari ukuran kecil hingga
yang besar- besar.

Melihat kejadian ini nelayan merasa dirugikan karna wilayah tempat
mereka mencari tangkapan ikan, ikannya sudah pada mati.Dari kejadian
itu salah satu nelayan memuat foto ikan yang mati dimedia sosial,hingga
banyak yang bekomentar.

Pada hari rabu 23 Oktober Mushadi sampaikan tim dari Lingkungan Hidup
dari kota padang turun kelapangan untuk melihat secara langsung,sekaligus
mengambil sampel air dan ikan yang mati untuk diuji dilabor,apa
penyebab dari kematian ikan tersebut. Mushadi jelaskan apapun itu
hasil labor,nelayan berharap kejadian ini bisa diselesaikan secepatnya,
karna nelayan sumber mata pencariaanya dari batang air tersebut.

Berikut komentar Mushadi ketua Kelompok Nelayan Kampuang Tarandam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *